Selasa , 14 Agustus 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » TIM SABER PUNGLI VS KEPENTINGAN

TIM SABER PUNGLI VS KEPENTINGAN

Ditulis oleh:
ROMLAN
PIMPINAN REDAKSI KABARBANGKA.COM

Sebelum dikukuhkan dengan payung hukum sebagai legalitas formal, berita tentang hasil kerja keras Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) sangat santer. Di pusat maupun di daerah, cukup banyak pejabat atau aparat penegak hukum yang tertangkap tangan sedang melakukan Pungli.

Tapi itu duluuuuu……!!!
Sekarang, apa kabar Tim Saber Pungli? Gaung mu seakan hilang, seiring banyaknya KEPENTINGAN yang membuat tumpul taring dan cakar mu yang dulu GARANG. Itu fakta yang tidak terbantahkan!!!

Apakah Babel sudah bersih dari Pungli? Ataukan semua lini sudah saling koordinasi untuk berbagi informasi atau berbagi “roti”?

Lihatlah disekitar kita! Dengarlah keluhan pemborong atau kontraktor! Bahwa dilingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih banyak terjadi transaksi paket proyek. Persaingan untuk mendapatkan paket proyek tidaklah sehat dan fair. Menurut kabar angin, mayoritas paket proyek di OPD sudah diatur oleh oknum anggota dewan, atau keluarga pejabat penguasa yang lebih mengutamakan kepentingan perusahaan milik pribadi, keluarga, atau kelompoknya. Tapi itu hanya kabar angin! Apakah angin pernah berbohong?

Disisi lain, aktivitas penambangan pasir timah dan mineral galian tambang lainnya secara ilegal, didalam maupun diluar kawasan hutan juga masih marak. Lagi-lagi menurut kabar angin, diduga ada oknum berseragam yang menjadi beking, sehingga para penambang tetap aman bekerja. Meski mereka tau, menambang secara ilegal bisa terancam hukuman penjara dan denda.

Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan juga belum bersih dari praktek Pungli. Juga tidak semua barang yang keluar atau masuk pelabuhan itu legal. Semuanya sudah ada SOP, tapi kadang masih juga kebobolan.

Mari kita lirik sedikit, para pengguna listrik dari PLN. Telusuri satu persatu rumah dinas atau rumah jabatan, dari mereka yang punya kewenangan dan kekuasaan. Masih menurut kabar angin, ya? Diduga penggunaan listrik dirumah mereka itu banyak yang SPANYOL (Separoh Nyolong). Sampai sekarang, belum ada rumah pejabat atau rumah penguasa yang pakai listrik SPANYOL, yang ditindak tegas petugas PLN. Kabarnya, mereka lebih memilih “86” jika ketahuan. Tapi kalau yang ketahuan SPANYOL listrik itu masyarakat kecil, biasanya petugas PLN pasang muka GARANG! Beritanya pun hampir setengah halaman koran. Jangan heran, itulah fenomena penghuni negeri ini.

Proses Pasang Baru KwH Pra Bayar juga menarik loh, untuk disoroti! Perhatikan petugas teknisi yang melakukan pemasangan KwH dirumah calon pelanggan baru, kadang bukanlah pekerja dari pihak perusahaan mitra PLN yang dapat kontrak pemasangan. Parahnya, ketika terjadi komplain atau persoalan, baik PLN maupun pihak perusahaan mitra selaku pelaksana pemasangan KwH baru, rata-rata tidak mau bertanggungjawab. Mereka lebih sering saling melepas kesalahan antara yang satu dengan lainnya.

Itu hanya sedikit sampling, untuk saling mengingatkan betapa masih banyaknya dugaan praktek KKN dan Pungli di Babel. Hanya ada satu pertanyaan, apakah penjahat lebih hebat atau lebih pintar dari aparat? Diamnya Tim Saber Pungli, apakah kurang informasi? Atau terlalu banyak titipan KEPENTINGAN?

 

Muntok, 21 Juli 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*