Minggu , 21 Oktober 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Kajati Tegaskan, Proses Kasus Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Kelapa Masih Lanjut

Kajati Tegaskan, Proses Kasus Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Kelapa Masih Lanjut

KABARBANGKA.COM — Rumor akan dihentikannya penanganan kasus dugaan korupsi proyek Irigasi Kelapa tahun 2016, ternyata tidak benar adanya.

Demikian ditegaskan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitun (Kajati Babel), Aditya Warman, SH.MH.

Dikatakan Aditya, penanganan kasus dugaan korupsi proyek irigasi Kelapa, Bangka Barat tahun 2016 hingga saat ini masih terus berlanjut.

“Masih terus jalan sampai saat ini,” ungkap Aditya kepada wartawan media ini melalui sambungan telepon, Rabu (03/01/2018).

Diketahui sebelumnya kabar yang santer terdengar di kalangan wartawan menyebutkan, kalau penanganan kasus dugaan korupsi proyek irigasi Kelapa Bangka Barat akan dihentikan, lantaran pihak penyidik tidak menemukan adanya bukti yang cukup. Diketahui sebelumnya, tim Pidsus Kejati Babel, Kamis (14/12/2017) lalu telah melakukan peyelidikan lapangan ke lokasi proyek Irigasi Kelapa.

Seperti disampaikan Kasi Penkum Roy Arland seizin Kajati Babel, Aditya Warman, bahwa Tim Penyidik Pidsus sedang melakukan penyelidikan lapangan proyek irigasi kelapa yang dibangun pada tahun 2016 lalu dengan nilai proyek sebesar Rp 7 miliar.

Dikatakan Roy, penyelidikan dilapangan yang dilakukan oleh tim penyidik Pidsus guna mengecek langsung seperti apa kondisi fisik proyek tersebut? Apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam pelaksaan proyek itu, maka pihaknya akan mengambil langkah-langkah selajutnya, seperti Expos atau peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan.

“Iya, penyelidikan lapangan, mengecek langsung seperti apa kondisi fisik proyek itu kalau ditemukan adanya pelanggaran bisa jadi Expos atau peningkatan status yang semula penyelidikan menjadi penyidikan,” tutur Roy.

Ditegaskankannya, penyelidikan proyek irigasi kelapa merupakan bentuk dari penindakan yang dilakukan Kejati Babel dan hal ini selaras dengan program Kajati dalam pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi.

“Penyelidikan proyek irigasi kelapa merupakan bentuk dari penindakan, hal ini selaras dengan program pimpinan kita, yaitu pencegahan dan penindakan,” tegas Roy.

Untuk diketahui, hingga saat ini pihak penyidik Pidsus Kejati Babel telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Suharli selaku Kepala Dinas PU Bangka Barat, Hasan Basri selaku PPK, dan Akin selaku Kontraktor pelaksana. (Rml)

One comment

  1. INTI E KASUS NAEK TERGANTUNG KEK HASIL LIDIK !!! KESIMPULAN E , PACAK DAK PEMBURONGE MAEN SULAP ? JAMPI E PINDEK ” simsalabim Abra kadabra , RUK RUK CAN KAMU BERUK AKU MACAN !!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*