Minggu , 25 Februari 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » 3.000 Orang Hadiri Makan Bajamba

3.000 Orang Hadiri Makan Bajamba

Drs, H. Nasrul Abit
Wakil Gubernur Sumatera Barat

KABARBANGKA.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengundang dan menjamu masyarakat pers dari seluruh penjuru Indonesia untuk makan bersama (Makan Bajamba), dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Diperkirakan 3.000-an orang menghadiri acara Makan Bajamba yang digelar di Taman Museum Aditya Warman Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (08/02/2018) malam.

Selain masyarakat pers (pemilik / pengelola media dan wartawan), nampak hadir Wakil Gubernur Sumbar beserta para Kepala OPD dan Forkopimda Sumbar, Bupati dan Walikota se – Pemprov Sumbar, sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja, puluhan Duta Besar negara tetangga di Indonesia, para Gubernur, Bupati / Walikota se – Indonesia atau yang mewakili, juga para Panitia HPN 2018 dan aparat keamanan.

Dan yang terpenting adalah hadirnya Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat beserta pengurus / anggota PWI Daerah dari seluruh provinsi di Indonesia, juga Ketua dan pengurus / anggota organisasi pers lainnya, seperti Serikat Perusahaan Surat Kabar (SPS), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Wakil Gubernur Sumatera Barat H. Nasrul Abit dalam sambutannya mengatakan, Makan Bajamba merupakan tradisi adat masyarakat Minang Kabau. Arti Makan Bajamba adalah makan bersama – sama, artinya mencari kata yang mufakat.

“Musayawarah mufakat dalam masyarakat diadakan seperti ini. Inilah adat masyarakat Sumatera Barat,” ungkapnya.

Nasrul Abit juga menyampaikan permohonan maaf Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, yang tidak bisa hadir menjamu para tamu dan undangan, lantaran sedang menemani Presiden RI Joko Widodo di Tanah Datar.

“Insya Allah besok pagi jam 9, bapak presiden kita akan datang, yaitu pada hari puncak Peringatan Hari Pers Nasional. Jam 9 besokĀ  acara akan kita mulai,” terangnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*