Selasa , 14 Agustus 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Hadiri TANN, Wagub Babel Sebut Sudah Berbuat Untuk Nelayan

Hadiri TANN, Wagub Babel Sebut Sudah Berbuat Untuk Nelayan

H. Abdul Fatah, M.Si
Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, memberikan sambutan dalam acara Temu Akbar Nelayan Nasional (TANN) di Pantai Matras, Kabupaten Bangka (Foto : Ikrar Ramadan)

KABARBANGKA.COM — Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Abdul Fatah mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah berbuat untuk masyarakat nelayan. Menurutnya hal yang paling mendasar adalah, dengan nomenklatur Provinsi Bangka Belitung yang memiliki 2 (dua) pulau besar, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung, dan 950 pulau – pulau kecil yang di sekelilingnya.

“Potensi kelautan Provinsi Bangka Belitung dari perikanan tangkap saja, ini sudah mencapai 1.143 juta ton pertahun. Ini menunjukkan bahwa, didalam kita meningkatkan penghasilan, profesi dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, maka tidak salah Gubernur dan Wakil Gubernur untuk periode ini adalah mengedepankan visi, diantaranya adalah dibidang pembangunan kita harus memiliki keunggulan, yaitu Innovasi Agro Politan dan Bahari. Itulah sebabnya pada waktu Direktur Eksekutif LKPI datang audiensi dengan kami, kami juga menyambut baik mengenai masalah beliau ingin mengemas suatu acara temu nelayan yang ada di Indonesia, sebagaimana terlaksana pada hari ini,” terang H. Abdul Fatah dalam sambutannya di acara Temu Akbar Nelayan Nasional (TANN) di Pantai Matras, Kabupaten Bangka, Minggu (11/02/2018).

Dilanjutkan Abdul Fatah, bahwa melihat kehadiran masyarakat nelayan yang datang pada hari ini menunjukkan suatu kepedulian yang tinggi, bahwa mereka (nelayan) perlu diperhatikan.

“Dan juga berharap ada hal – hal yang bermanfaat yang telah dilakukan oleh LKPI, yang telah dilakukan dari hari kemarin sampai hari ini,” imbuhnya.

Menanggapi pernyataan Direktur SUPD II Kemendagri, Sri Purwaningsih, bahwa apa yang telah disampaikan dan apa yang telah di diskusikan dalam pembicaraan di Hotel Bangka City belum lama ini, memiliki tataran konstruktif untuk memberdayakan para masyarakat nelayan Bangka Belitung.

“Satu hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, untuk menjawab kepedulian tadi yang diminta oleh Direktur Eksekutif LKPI adalah bahwa, jumlah nelayan Bangka Belitung yang terdata adalah sebanyak 53129 orang. Disini kami sudah mencoba, mari kita lindungi nelayan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, yaitu melalui Pemberian Kartu Nelayan, yang pada saat ini yang sudah memiliki Kartu Nelayan adalah 25225 Nelayan. Kami tunggu dari tataran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bagi 53129 orang nelayan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mari ikut bersama -sama sebagaimana teman – temannya yang sudah memgikuti dan memiliki Kartu Nelayan Indonesia ini. Banyak manfaat Kartu Nelayan Indonesia ini, dalam kita melakukan komunikasi, dalam melakukan diskusi terkait masalah kesejahteraan nelayan ini,” jelasnya.

Abdul Fatah memaparkan, bahwa indeks nilai tukar nelayan Bangka Belitung sudah diatas angka seratus persen. Hal itu menunjukkan kesejahteraan nelayan sudah cukup bagus.

“Disamping itu, pada acara hari ini adalah yang berkaitan indeks nilai tukar nelayan Bangka Belitung tahun 2017 berada pada tataran 111,21 persen. Angkanya diatas seratus, artinya nelayan Bangka Belitung cukup sejahtera. Ini adalah menjadi satu indikator kesejahteraan nelayan, yang menunjukkan angka cukup bagus,” tutupnya. (Ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*