Sabtu , 17 November 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Event Sungailiat Triathlon Besar Diluar, Tapi Kecil Di Dalam

Event Sungailiat Triathlon Besar Diluar, Tapi Kecil Di Dalam

Oleh : ROMLAN
Pimpinan Redaksi Media Online KABARBANGKA.COM

Event Sungailiat Triathlon merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bangka, yang diselenggarakan setiap tahun menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sungailiat. Peserta Sungailiat Triathlon berasal dari berbagai negara, termasuk berbagai provinsi dan kabupaten / kota di Indonesia. Sayang, moment ini kurang mendapat perhatian dari masyarakat Bangka khususnya, sehingga pemanfaatan moment tersebut masih sangat kurang.

Bila diperhatikan sisi positifnya, tentu bisa melihat peluang mencari rezeki dari moment tersebut. Misalnya, dengan berjualan aneka makanan dan minuman, juga oleh – oleh khas Bangka dan souvenir. Tapi seperti yang kita lihat, moment Sungailiat Triathlon belum mendapat respon positif di masyarakat lokal. Ini sangat disayangkan!

Sebelumnya, Pemkab Bangka menyelenggarakan Event Sungailiat Triathlon menggunakan APBD Kabupaten Bangka, yang dianggarkan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga. Namun kebijakan itu mendapat kritikan keras dari kalangan tertentu, karena dinilai tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat Bangka.

Event Sungailiat Triathlon Ke 6 Tahun 2018, diselenggarakan oleh Event Organizer (EO). Segala upaya promosi pun sudah dilakukan, untuk menarik minat peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan penjuru dunia. Namun tidak satupun dari upaya promosi tersebut, yang menarik minat masyarakat lokal untuk melihat peluang mendapatkan rezeki dari event tersebut. Gaung Event Sungailiat Triathlon memang lumayan besar dan cukup terkenal diluaran sana, tapi tidak cukup menarik bagi masyarakat lokal. Singkatnya, Event Sungailiat Triathlon itu besar diluar, tapi kecil dan tak terlihat dari dalam (lokal).

Hasil evaluasi penyelenggaraan Sungailiat Triathlon yang sudah berlalu pada tahun – tahun sebelumnya, harusnya dapat sebagai dijadikan acuan, agar bisa dilakukan perbaikan dan perubahan teknis penyelenggaraan Triathlon d itahun – tahun berikutnya. Intinya, selain menarik minat wisatwan dari luar daerah dan luar negeri, ada baiknya masyarakat lokal juga harus lebih diberdayakan untuk bisa memanfaatkan moment tersebut. Jika tidak, wisatawan dari dalam dan luar negeri tidak akan betah berada di Bangka, lantaran tidak adanya kesan yang bisa “membekas indah” ketika mereka berkunjung ke Bangka.

Perhatikan saja penyelenggaraan Sungailiat Triathlon dari tahun ke tahun! Kita tidak pernah melihat atau mendengar kehadiran Presiden RI atau Wakil Presiden RI, yang hadir pada penyelenggaraan event “kebanggaan” Kabupaten Bangka tersebut. Kita juga tidak melihat atau mendengar adanya kehadiran Menteri, Pejabat Negara, atau Gubernur dan Bupati / Walikota dari daerah lain di Indonesia. Apalagi kehadiran para Duta Besar (Dubes) negara tetangga, belum pernah ada!

Jika ingin membesarkan event Sungailiat Triathlon menjadi event yang berskala Internasional, maka kehadiran Presiden dan Wakil Presiden, Menteri dan Pejabat Negara Setingkat Menteri, dan para Dubes negara tetangga harus diupayakan bisa hadir, minimal 2 – 3 hari. Buatlah para petinggi negara itu betah dan berkesan selama berkunjung dan berada di Bangka, karena merekalah Duta Wisata yang paling efektif dan efisien.

Untuk sebuah tujuan besar, haruslah dengan pemikiran dan modal yang besar pula. Abaikan kritikan “mereka” (kalangan tertentu) yang masih “berfikiran lokal”! Dan gandeng “mereka” yang sudah berfikiran secara “global”!

Kedepannya nanti, jangan sampai Event Sungailiat Triathlon kembali menjadi moment yang terabaikan, dan diabaikan oleh masyarakat lokal. ( ** )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*