Senin , 17 Desember 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Kena OTT, RA Diancam 20 Tahun Penjara

Kena OTT, RA Diancam 20 Tahun Penjara

KABARBANGKA. COM — Kepolisian Daerah Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Konfrensi Pers terkait Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum petugas Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Bangka dengan inisial RA, Senin (16/04/2018) di Ruang Vicon Mapolda Babel.

Kapolda Babel Brigjen Pol Drs. Syaiful Zachri melalui Wadir Reserse Kriminal Khusus Polda Babel, AKBP Indra Krismayadi mengatakan, RA ini diamankan petugas karena diduga telah melakukan pemerasan terhadap wajib pajak.

Dikatakannya, tersangka yang bertugas sebagai petugas konsultasi dan pengawas pajak, mengetahui bahwa wajib pajak tersebut memiliki kewajiban harus membayar pajak sebesar 700 juta rupiah. Akan tetapi hal tersebut dijadikan momentum oleh pelaku untuk memeras korban, dengan cara menunda pembayaran pajak. Akan tetapi korban harus memberikan sejumlah uang kepada tersangka.

Lebih lanjut Indra menjelaskan, setelah merasa ditekan korban langsung melapor ke Mapolda Babel, bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh oknum petugas kantor pajak.

Masih menurut AKBP Indra Krismayadi, tersangka ditangkap pada tanggal 9 April lalu, usai menerima uang perasan dari wajib pajak di sebuah rumah makan di Pangkalpinang.

” Setelah mengambil sejumlah uang dari wajib pajak dan hendak menyimpan uang kedalam mobil, penyidik dari Dit Reskrimsus langsung menangkap Pelaku. Memang saat hendak ditangkap, pelaku melakukan perlawanan, namun tetap berhasil di bekuk petugas,” jelas AKBP Indra Krismayadi, didampingi Kabid Humas AKBP Abdul Mun’im.

Ia juga menyebutkan barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku berupa, uang tunai sebesar 50 juta rupiah, HP, kartu kredit, Mobil Toyota Rush, serta barang bukti lainnya.

” Saat ini tersangka kami tahan, karena khawatir yang bersangkutan melarikan diri. Atas perbuatannya pelaku akan diancam dengan Pasal 12E UU No 31 Tahun 1999 yang di perbaharui dengan UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Korupsi dengan ancaman hukuman 4-20 tahun penjara,” jelasnya. (3K0)

One comment

  1. Mantap , basmi terus para koruptor, jangan ada gayus2 lagi di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*