Sabtu , 17 November 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Pelaku Ilegal Mining Harus Dihukum Berat

Pelaku Ilegal Mining Harus Dihukum Berat

Relatif ringannya hukuman yang dikenakan kepada pelaku penambangan timah ilegal di Bangka Belitung, dinilai tidak memberikan efek jera. Faktanya, meski sudah banyak yang ditangkap petugas, masuk penjara, dan dikenakan denda, sama sekali tidak membuat tambang ilegal berhenti beraktifitas, malah semakin marak.

Masalahnya adalah, ancaman hukuman penjara dan denda yang diatur dalam Undang – Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, merupakan ancaman hukuman maksimal. Disitulah celah yang umumnya digunakan untuk berdalih. Karena ancaman hukumannya maksimal, sehingga tuntutan dan vonis terhadap terdakwa perkara tambang ilegal hanya menyesuaikan dengan lokasi penambangan, alat bukti, dan dampak kerugian negara.

Selain itu, adanya oknum tertentu yang diduga menjadi backing, juga menjadi faktor penyebab maraknya penambangan timah ilegal tersebut. Ditambah lagi proses hukum yang kurang tegas dan kurang transparan, semakin membuat pelaku penambangan liar melunjak dan besar kepala.

Dengan uang, vonis bisa diatur, pasal – pasal dapat diubah, dan pilihan status penahanan dapat di negosiasi. Miris! Tapi itulah fenomena penegakan hukum terhadap pelaku penambangan timah ilegal yang terjadi di negeri ini.

Dengan kondisi seperti itu, apakah bisa memberikan efek jera kepada pelaku penambangan ilegal? Tentu saja tidak! Karena tidak adanya ketegasan dari pejabat dan pihak yang berwenang, penambangan timah secara ilegal dipastikan akan terus terjadi.

Selain proses hukum yang transparan, juga harus ada ketegasan dan komitmen antar pejabat dan yang berwenang untuk memberantas tambang timah ilegal yang sudah merusak lingkungan dan kawasan hutan.

Penambangan timah ilegal dapat diberantas dengan hukuman penjara dan denda yang berat, juga proses hukum yang tegas dan transparan, termasuk kepada oknum yang diduga menjadi backing. Artinya, penegakan hukum terhadap pelaku penambangan timah ilegal harus dilakukan secara terintegrasi, berkelanjutan, juga harus melepaskan kepentingan dan ego pribadi atau kelompok tertentu. (*)

 

Oleh : Romlan

Pimpinan Redaksi KABARBANGKA.COM

Kompetensi Wartawan Utama

Sungailiat, 19 Juli 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*