Jumat , 14 Desember 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Direktur Perusahaannya Ditetapkan Tersangka, Begini Kata SG

Direktur Perusahaannya Ditetapkan Tersangka, Begini Kata SG

Sumber foto : Google

KABARBANGKA.COM, PANGKALPINANG — SG alias Aw, yang dikabarkan selaku Komisaris PT DJA menanggapi penetapan AF (Direktur PT DJA) sebagai tersangka oleh penyidik Subdit IV Tipiter Krimsus Polda Babel, belum lama ini.

Menurut SG, dirinya sudah tidak memonitor kegiatan perusahaaan peleburan timah tersebut. SG yang mengaku sedang berada diluar daerah itu juga menyatakan, perusahaan pasti akan mengikuti proses apapun yang terjadi.

“Saya ngak ikut monitor masalah kerjaan detail lagi, sekarang usaha semua management perusahaan jalanin. Sudah semi retire selama ini. Ya, ada baiknya konfirm kepada yang berwajib aja. Perusahaan pasti ikutin aja proses apapun yang terjadi, ya.┬áKebetulan saya juga sedang keluar daerah,” ungkap SG via WhatsApp Messenger, Selasa (25/09/2018) malam.

SG juga membenarkan ada Akta Perubahan PT DJA. Dan dalam Akta Perubahan itu, direktur perusahaan beralih kepada AF, yang kini berstatus tersangka.

“Memang sudah lama perubahan tersebut, sejak saya semi retire kejadian 2006 akhir.┬áDS juga sedang proses penutupan juga, setelah semua urusan ini selesai. Ya, biar pertimahan Babel dikuasain investor luar semua kalau saya tutup (emoji). Selama ini saya bertahan karena merasa putera daerah aja,” katanya.

SG enggan menyebutkan posisi dan jabatannya di perusahaan peleburan timah tersebut. Dikatakannya, Ia hanya merasa punya tanggung jawab moral kepada karyawan, yang sudah lama bekerja.

“Apa ya ! Kurang lebih merasa ada tanggung jawab moral aja kepada karyawan, ya, sudah sekian tahun kerja, kalau di tutup harus mulai cari kerja lagi. Sebenarnya saya enggan buka isi share holder atau kepemilikan saham atau tetek bengek, ngak etis juga untuk teman – teman lainnya,” kilahnya.

Namun saat ditegaskan posisinya sebagai Komisaris di PT DJA, SG tak menampiknya.

“Mintanya begitu, karena gimanapun figure saya masih diperlukan, gitu aja. Kami akan ikutin semua proses sampai selesai salah atau benarnya,” ujarnya.

Untuk konfirmasi lebih lanjut, SW mengarahkan redaksi media ini menghubungi kuasa hukum PT DJA.

“Mohon tanyakan ke Lawyer DS saja, karena saya ngak ngikutin. Takut salah kasih informasi nantinya,” tukasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*