Sabtu , 17 November 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Lima Ponton TI Rajuk Dibongkar Paksa

Lima Ponton TI Rajuk Dibongkar Paksa

KABARBANGKA.COM, BATENG — Lima unit ponton TI Rajuk yang diduga menambang timah secara ilegal di kawasan hutan Simpang Gedong, Desa Lampur Kecamatan Sungai Selan, dibongkar paksa oleh petugas dari Polsek Sungai Selan dan Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Bateng, Kamis (18/10/2018) pagi.

Kapolsek Sungai Selan IPTU Mulya Sugiharto, seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang mengatakan, menindaklanjuti himbauan yang dilakukan pihaknya pekan lalu. Sebelumnya, penambang diberikan batas waktu selama satu minggu untuk membongkar sendiri peralatan tambangnya. Namun himbauan itu tidak diindahkan oleh penambang.

“Penertiban ini menindaklanjuti himbuan yang kita berikan beberapa waktu lalu, meraka sudah diperingatkan dalam waktu satu minggu untuk tidak lagi melakukan penambangan disini. Tetapi meraka masih tetap membandel,” ungkap IPTU Mulya, Kamis (18/10/2018).

Dikatakannya, Dinas PU Bateng khawatir aktifitas penambangan pasir timah dilokasi itu akan mengganggu pekerjaan pengerukan Alur Sungai tersebut, yang dilakukan oleh pihak ketiga.

Selain memberi peringatan untuk segera meninggalkan tempat ini, petugas juga perintahkan para penambang untuk melakukan pembongkaran peralatan menambangnya.

Masih kata IPTU Mulya, kelima unit ponton TI Rajuk ini diantaranya milik, Kzr warga Penyak sebanyak dua unit, Wdi warga Simpang Katis dua unit, dan Ikb warga Desa Keretak satu unit.

“Sebelum kita bongkar secara paksa, lima ponton TI Rajuk ini tidak diperbolehkan lagi melakukan Aktivitas penambangan dilokasi ini,” pungkasnya. (Yan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*