Sabtu , 17 November 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Lobang Camoy Milik BK Belum di Timbun

Lobang Camoy Milik BK Belum di Timbun

KABARBANGKA. COM—Wacana dan Realisasi penutupan lubang camuy Tambang Inkonvensional (TI) ilegal milik BK, di belakang kantor Bupati Bangka Selatan, hanya isapan jempol belaka.

Pasalnya sampai sampai saat ini lokasi lobang camuy milik oknum pengusaha tersebut belum juga ditimbun sesuai dengan intruksi pihak Sat Pol PP Bangka Selatan.

Bahkan kala itu, pihak sat pol pp sempat menyita kunci kontak ekskavator. Kunci ekskavator tersebut dikembalikan Sat Pol PP, dengan catatan BK angkat kaki serta menutup kembali lubang camuy bekas tambang ilegal tersebut.

Kepala Wasprod IV PT Timah wilayah Bangka Selatan Edy Suryadi, melalui Pengawas Tambang (Wastam) Rusli, membenarkan jika sampai saat ini BK belum juga menutup lubang galian bekas tambang miliknya.

Dikatakannya, gundukan bekas galian tambang BK tersebut dibuang ke lahan bekas pemerataan reklamasi PT Timah. Sementara eksavator milik BK, tak lagi berada di lokasi.

” Tadi saya cek kelokasi timbunan lubang itu belum ditutup dan timbuannya di buang ke lahan perataan persiapan untuk reklamasi kami,” ujar Rusli di Toboali, Selasa

Sementara Kepala Sat Pol PP Kabupaten Bangka Selatan, Saut Ritonga, tak berkomentar banyak saat ditanya soal kewajiban BK yang tak kunjung dilakoni.

Selain itu, dirinya juga belum bisa memastikan apakah lubang camuy tersebut telah di tutup BK. Namun rencannya, besok Saut akan mengecek temuan tersebut.

Padahal sebelumnya Saut mengaku alasan pihaknya mengembalikan kunci kontak ekskavator tersebut lantaran BK telah menjalankan intruksi pihaknya yang meminta supaya menyetop segala aktiftas pertambangan dan menimbun lubang camuy.

” Owh ya sudah, besok aja kita lihat ya,” ujar Saut singkat, Selasa (22/10/2018).

Pada sebelumnya diberitakan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka Selatan, menyita kunci kontak eksavator (PC) milik Bukong, warga Simpang Ampera Toboali, Kabupaten Bangka Selatan lantaran melanggar perda yang ada didaerah itu.

Kasat Pol PP Kabupaten Bangka Selatan Saut Ritonga mengatakan, penyitaan kunci PC tersebut berawal adanya laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktifitas TI ilegal di area belakang kantor Bupati Bangka Selatan.

” Itukan awalnya ada laporan masyarakat bahwa disitu ada pembukaan tambang ilegal oleh pak Bukong . Terus kita datangi kita cek ternyata benar alat berat nya sedang bekerja disitu lalu kami amankan,” Kata Saut di Toboali, Jum’at(19/10/2018).

Ia menegaskan sampai dengan saat ini kunci kontak eksavator (PC) milik Bukong, masih ditahan mulai dari penertiban yang dilakukan saat menggelar Razia, Rabu lalu dan saat ini PC tersebut masih berada di area tambang belakang kantor Bupati Bangka Selatan.

Menurut saut, aktifitas alat berat milik Bukong, tersebut tidak melanggar Peraturan Daerah (Perda) lantaran beroperasi di lahan milik Pemkab Bangka Selatan, namun aktifitas tersebut tidak mengantongi perizinan ataupun SPK.

” Untuk kunci alat beratnya masih kami tahan. Kunci itu kami amankan waktu razia Rabu kemarin. Untuk alat berat masih ada di situ ,” katanya.

Ia mengatakan kunci tersebut akan dikembalikan apabila yang bersangkutan menaati dua persyaaratan, yakni menimbun kembali bekas galian dan menghentikan aktifitas penambangan yang ada di area belakang pemda.

” Penyitaan kunci alat berat ini sudah saya sampaikan kepada Kapolsek secara lisan, namun tertulisnya belum. Kunci masih kami amankan Itu akan kami kembalikan apabila yang bersangkutan bersedia memenuhi permintaan kita. Permintaan kami hentikan aktifitas tambang ditempat itu. Kemudia Lubang yang sudah dia gali itu ditutup kembali,” katanya.(Red1)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*