Bunda PAUD Kabupaten Bangka Dikukuhkan

  • Whatsapp

 

KABARBANGKA.COM, BANGKA — Yusmiati Mulkan, secara resmi dikukuhkan menjadi menjadi Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Bangka untuk masa periode 2018-2023. Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Bangka Belitung, Melati Erzali, dan dihadiri oleh Bupati Bangka, Mulkan, SH.MH.

Pengukuhan yang ditandai dengan pemasang selempang dan pin Bunda PAUD, oleh Bunda PAUD Provinsi Bangka Belitung ini, juga dimeriahkan dengan penampilan tari sambut oleh anak didik PAUD Kabupaten Bangka serta penampilan perkusi oleh HIMPAUDI Kecamatan Belinyu.

Pada kesempatan ini Bupati Bangka, Mulkan mengatakan, keberadaan PAUD sangat penting dan strategis untuk mengmbangkan anak didik usia dini yang ada di Kabupaten Bangka pada khususnya. Dimana pada pendidikan PAUD ini anak didik yang berusia dibawah 5 tahun akan dibekali dan pengenalan pendidikan guna persiapan pendidikan pada tingkat selanjutnya.

“Allhamdulliah, di Kabupaten bangka ini di setiap Desanya sudah memiliki PAUD, dan sampai saat ini jumlah PAUD yang ada di Kabupaten Bangka sudah mencapai 189 PAUD dengan jumlah tenaga penidik 900 orang tenaga pendidik” ungkap Bupati Bangka.

Dikatakan Bupati Bangka, pendidikan anak tidak semata-mata menjadi tanggungjawa guru sebagai tenaga pendidik, melainkan peran orang tua juga sangat berperan penting atas keberhasilan anak dalam mengenyam pendidikan.

“Orang tua tidak hanya menyiapkan bekal makanan dan minuman anaknya setiap kali berangkat sekolah. Namun orang tua juga harus berperan aktif dalam menggali kemapuan anaknya dalam dunia pendidikan. Sehingga setiap perkembangan apapun yang terjadi pada anaknya, orang tua harus lebih dahulu mengetahuinya” jelasnya.

Bupati Bangka juga memberikan apresiasi setinggi-tinggi kepada guru PAUD yang selam ini telah mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik.

“Saya secara pribadi mengucapkan trimaksih kepada ibu-ibu semua yang telah mengabdikan ilmu pengetahuanya dan mendedikasinya kepada anak-anak didiknya selama ini dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, meskipun pendapatan guru PAUD secara ekonomi masih belum mencukupi. Namun semoga apa yang sudah ibu-ibu lakukan ini menjadi amal jariah kita semua” pungkasnya.

Diawal sambutannya, Bunda PAUD Babel, Melati Erzaldi, menyampaikan Selamat atas pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Bangka.

Ia berharap, Bunda PAUD Kabupaten Bangka dalam melaksanakan programnya, bisa bersinergi dengan pihak – pihak lain, utamanya Perangkat Daerah di Kabupaten Bangka.

Melati menjelaskan, kenapa PAUD harus mendapat perhatian, karena usia anak 0 sampai 6 tahun? Karena menurut penelitian, pada usia tersebut 80 persen otak manusia berkembang. Jadi, kalau tidak distimulasi dengan baik, maka perkembangan otak akan tidak optimal.

“Disinilah menentukan anak itu cerdas atau tidak, semua anak terlahir cerdas, tetapi bagaimana kita selaku orang tua dan lingkungan menstimulasi anak tersebut. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini harus mendapat perhatian,” ujarnya.

Pemerintah saat ini, kata Melati, berupaya untuk mengupgrade dan mendorong PAUD menjadi lebih baik, misalnya dengan pelatihan atau program lintas sektor.

Sementara itu Bunda PAUD Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan mengatakan, dirinya mengucapkan trimaksih kepada seluruh komponen yang telah berpartisipasi dan peduli terhadap pendidikan anak usia dini.

“Peran dari seluruh pihak ini sangat diperlukan dalam membebaskan anak dari tren yang tidak mendidik dan mengabaikan nilai-nilai agama, dan budaya. Terlebih lagi bimbingan dan kasih sayang orang tua sangat diperlukan dalam pendidikan ini” ungkap Yusmiati.

Yusmiati juga mengatakan pengembangan programa pendidikan anak usia dini terus dilakukan sesuai kebutuhan dan tuntutan orang tua, keluarga, dan masyrakat yang memerlukan perluasan akses dan peningkatan mutu layanan PAUD berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab kita semua. Untuk itu kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bangka, agar pendidikan anak usia dini lebih diperhatikan baik dari segi sarana dan prasarana yang dimiliki PAUD, sumberdaya manusianya, dan yang tidak kalah penting adalah kesejahteraan guru PAUD” harapnya. (Rilis)

Sumber : Humas Pemkab Bangka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *