Senin , 17 Desember 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Jual Kopi Buat Beli Token PJU

Jual Kopi Buat Beli Token PJU

Aksi Simpatik
Warga Belinyu jualan kopi untuk isi Token lampu penerangan jalan umum

KABARBANGKA.COM, BANGKA — Dimotori Warkop Duo Beranak, warga Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka menggelar aksi simpatik. Demi mengisi token listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), warga berjualan kopi di salah satu ruas jalan di Belinyu, Jum’at (16/11/2018).

Aksi Simpatik itu sudah mendapat izin dari Polsek Belinyu dan Camat Belinyu. Aksi itu dilakukan warga, lantaran lampu penerangan jalan sudah hampir sebulan tidak menyala. Upaya kordinasi ke pihak terkait sudah dilakukan, namun tidak ada kejelasan.

Pipin (36) menuturkan, sudah sebulan lampu penerangan jalan umum tidak menyala. Pantauan mereka, KWh lampu PJU itu tidak terisi token. Salah satunya KWh PJU di Jalan Baru, Simpang Batutunu, depan pasar kuliner.

Menurut Pipin, masyarakat sudah dibebankan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) ketika membeli token listrik. Ia pun mempertanyakan, bagaimana hitungan alokasi hasil PPJ untuk Kecamatan Belinyu? Dikhawatirkan, matinya lampu PJU tersebut berpotensi terjadinya tindak keriminal dan sering terjadi laka lantas.

“Lampu penerangan jalan sudah satu bulan tidak menyala. Kami coba pantau KWh di Jalan Baru, Simpang Batutunu, depan Pasar Kuliner tidak terisi token.Ada apa ini? Masyarakat sudah dibebankan Pajak Penerangan Jalan, bagaimana hitungan alokasinya untuk Kecamatan Belinyu? Kami sangat kawatir jika lampu itu tidak menyala, bisa terjadi tindak keriminal. Empat hari yang lalu di Jalan Ahmad Yani, terjadi kecelakaan meninggal dunia,”kata Pipin.

Di saat bersamaan, Aan pemilik warung kopi Duo Beranak mengatakan, hasil penjualan kopi hari ini sejumlah 180.000 rupiah. Uang tersebut sudah dibelikan token listrik Penerangan Jalan Umum, untuk KWh yang ada di depan Pasar Kuliner. Aan berharap dalam waktu dekat, ada respon dari pihak terkait melakukan tindakan lebih lanjut.

“Hasil jualan tadi terkumpul sejumlah 180.000 rupiah, langsung kita beli token dan kita isi KWh di depan Pasar Kuliner. Saya berharap pihak terkait ada tindakan lanjut, supaya lampu menyala seperti biasa,” ujarnya berharap. (AR77)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*