Kamis , 20 Juni 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Diduga Lalai, Mobil Giling Tabrak Gapura Asrama RS DKT

Diduga Lalai, Mobil Giling Tabrak Gapura Asrama RS DKT

KABARBANGKA.COM, PANGKALPINANG — Vibro Roller atau lebih dikenal Mobil Giling yang berguna meratakan tanah atau aspal pada proyek peningkatan jalan Rumkitban DKT, Jl Usman Ambon pada Jumaat (21/12/2018) pagi ini tabrak Gapura Asrama DKT yang bermaterial baja ringan itu hingga rusak berat.

Menurut Jhon yang merupakan saksi mata yang ada di lokasi kejadian tersebut mengatakan, mobil giling itu sedang beroperasi mengerjakan proyek disitu, tapi Jhon melihat mobil giling tersebut berjalan sendiri tanpa operator atau sopir di mobil tersebut hingga menabrak gapura disitu.

“Selesai saya buka bengkel, saya lihat mobil giling itu berjalan sendiri, sempat heran saya lihat tidak ada sopirnya hingga mobil tersebut menabrak gapura hingga roboh” ungkap Jhon yang merupakan pemilik bengkel sepeda di depan proyek tersebut.

Jhon juga mengatakan kalau mobil tersebut terhenti karena roller mobil tersebut masuk kedalam got, hingga terhenti disitu.

“Beruntung ada got di pintu masuk gapura, kalau tidak ada sudah pasti mobil giling itu naik kejalan dan menabrak bengkel saya dan rumah belakang, mengingat operator alat berat tersebut berlari menuju mobil untuk mematikan mesinnya” Terang Jhon.

Saat dihampiri wartawan media ini yang sedang berada di lokasi kejadian, sopir atau operator vibro roller itu menjelaskan bahwa dia lupa untuk menarik tuas rem tangannya, karena dia mau ambil kabel sling untuk menarik mobil yang sedang terjebak tanah atau amblas.

“Saya lupa tarik tuas remnya mas, karena mau ambil kabel sling untuk menarik mobil yang sedang amblas disitu hingga mobil giling yang saya operasikan sudah jalan sendiri dan menabrak gapura dan terhenti setelah roller depan tertahan di dalam got tersebut” ungkap operator yang tidak mau disebutkan namanya.

Pada saat dilihat papan proyek tersebut oleh wartawan media ini di lokasi tersebut, diketahui proyek tersebut milik Akong dengan nama perusahaan CV Pagevi Bersaudara yang beralokasi dana APBD Kota Pangkalpinang sebesar Rp 497.057.000 dan tidak ada tanggal mulai dan selesai di 2 papan proyek tertancap di situ.

Beruntung pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, mengingat hilir mudik pengguna jalan terlebih para anak sekolah yang melewati Jalan Usman Ambon ramai pada jam tersebut. (A1M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*