Senin , 17 Desember 2018
Breaking News
Home » HEADLINE » Sudah Sepekan Dua PC Ini Diamankan, PPNS Satpol PP Belum Terbitkan LK Dan SPDP

Sudah Sepekan Dua PC Ini Diamankan, PPNS Satpol PP Belum Terbitkan LK Dan SPDP

Dua unit Excavator yang diamankan di halaman Kantor Satpol PP Provinsi Babel

KABARBANGKA.COM, PANGKALPINANG — Hari Rabu (28/11/2018) petang pekan lalu, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman melakukan Inspeksi Mendadak ke lokasi penambangan pasir ilegal di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam, tepatnya bersebelahan di Bandar Udara Internasional Depati Amir Pangkalpinang. Sidak itu dilakukan Gubernur, lantaran sering mendapat laporan dari masyarakat terkait aktivitas penambangan pasir di lokasi tersebut.

Atas perintah Gubernur pula, petang itu dua unit alat berat jenis Excavator diamankan personil Satpol PP Provinsi Bangka Belitung, untuk di lakukan proses hukum lebih lanjut.

Namun sepekan berlalu, hingga kini belum ada kejelasan perkembangan kasus dugaan penambangan pasir ilegal di maksud.

Direktur Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung Kombes Pol Mukti Juharsa, melalui Kasubdit IV Tipiter AKBP Wayan Rico Setiawan menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima pelimpahan penanganan kasus dugaan penambangan pasir ilegal itu dari PPNS Satpol PP Provinsi Babel.

“Sampai hari ini kami belum menerima pelimpahan perkaranya. Tapi kan mereka (Satpol PP – red) ada penyidik tersendiri, mereka punya Penyidik Pegawai Negeri Sipil. PPNS juga berwenang menangani penyidikan kasus itu,” ungkap AKBP Wayan di ruang kerjanya, Selasa (05/12/2018).

Masih kata AKBP Wayan, sejak awal turun ke lokasi dan diamankan dua unit Excavator tersebut, Krimsus Polda Babel memang tidak dilibatkan. Oleh sebab itu, pihaknya juga tidak mau terlalu mencampuri penanganan kasus tersebut.

“Sejak awal kita memang tidak dilibatkan. Waktu ke lokasi juga tidak ada pendampingan dari anggota kita (Krimsus – red). Padahal koordinator PPNS-nya ada di kita (Polda Babel), jadi biarlah mereka menangani sendiri. Kalau proses penanganannya mau dilimpahkan ke kita, harus jelas dulu laporan dan datanya. Kalau sudah seminggu begini, seharusnya sih kasus itu sudah penyidikan. Karena penyitaan itu sudah upaya paksa, dan upaya paksa itu sudah bagian dari proses penyidikan,” jelasnya.

Terpisah, salah satu Pendidik Pegawai Negeri Sipil Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bangka Belitung mengungkapkan, proses kasus itu masih dlam tahap penyelidikan.

“Prosesnya masih tahap Pulbaket atau penyelidikan,” ujarnya

Pantauan wartawan Selasa siang, nampak dua unit Excavator yang diamankan dari lokasi penambangan pasir pekan lalu, masih terparkir di halaman Kantor Satpol PP Provinsi Babel. (Red / A1M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*