Sabtu , 20 April 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Aktifitas Medsos Di BabeL Tergolong Rawan

Aktifitas Medsos Di BabeL Tergolong Rawan

 

PANGKALPINANG — Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, didampingi Kepala Koordinator Pembinaan Operasional, Kepala Koordinator Samapta, Kepala Koordinator Pembinaan Masyarakat, dan Kepala Koordinator Polisi Perairan Dan Udara, memberikan arahan terhadap Penertiban Dan Penegakan Hukum Terhadap Organisasi Masyarakat Radikal Dan Anti Pancasila, Kamis (17/01/2019), di Graha PT. Timah (Persero) Tbk, Pangkalpinang.

Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Istiono, MH dalam sambutannya mengatakan, secara geografis luas wilayah Provinsi Bangka Belitung diperkirakan 81 kilometer persegi.  Terdiri 20 persen daratan, dan 80 persennya merupakan lautan.

Selain dua pulau besar, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari 470 pulau. Ada 50 pulau yang berpenghuni, dan 420 pulau lainnya tidak berpenghuni.

“Ini wajib kita sambang kesana, namanya Patroli Sambang Nusa” ungkap Brigjen Pol Drs. Istiono.

Kemudian dijelaskannya, penduduk Bangka Belitung sekitar 1,4 juta jiwa. Jumlah real anggota Polda Babel sekitar 5.000 personil, dengan rasio jumlah penduduk yaitu 1:260.

Dikatakannya, meskipun penduduk Bangka Belitung hanya sekitar 1,4 juta jiwa, namun aktifitas media sosial di Bangka Belitung tergolong rawan. Untuk itu diharapkan Cyber Patrol untuk terus aktif memantau aktifitas di media sosial, karena bisa berdampak nasional.

“Babel memang bukan basis ormas atau kelompok radikal, namun hal itu tidak membuat lengah” katanya.

Lanjut Jenderal Bintang Satu tersebut, terakhir penyidik memeriksa lima orang yang diduga sebagai ormas radikal dan anti Pancasila, namun memang tidak terbukti, dan hanya dikenakan wajib lapor.

Diakhir sambutannya, Brigjen Pol Drs. Istiono mengharapkan kepada pengemban tugas dilapangan, khususnya di fungsi Intelijen dan Bhabinkamtibmas, untuk lebih fokus memantau situasi dan aktifitas masyarakat yang patut diduga mengarah kepada radikalisme dan anti Pancasila. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*