Sabtu , 20 April 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Baharkam Polri Monev Program Quick Win 1 Di Polda Babel

Baharkam Polri Monev Program Quick Win 1 Di Polda Babel

PANGKALPINANG — Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, bersama sejumlah Kepala Koordinator dan staf melaksanakan monitoring, evaluasi dan asistensi (MEA) pelaksanaan program Quick Win 1, yaitu penertiban dan penegakan hukum terhadap kelompok atau organisasi radikal dan anti Pancasila di Polda Bangka Belitung, tanggal 17 – 18 Januari 2018.

Kabaharkam Mabes Polri Komjen Pol Drs. Moechgiyarto mengatakan, tujuannya adalah untuk mengevaluasi kegiatan Quick Win 1 di Polda Babel pada tahun 2018, kemudian juga akan diperbaiki atau ditingkatkan pelaksanaannya di tahun 2019, yang merupakan Renstra terakhir lima tahun dari 2015 – 2019.

“Ini tentunya kedepan, walaupun anggarannya berkurang, jangan justru kegiatannya menjadi berkurang juga, tapi tetap semangat untuk melaksanakan kegiatan ini, tetap kita berikan motivasi kepada jajaran Polda Babel” katanya.

Menurutnya, berdasarkan perkiraan Intelijen Mabes Polri yang menyebutkan, di wilayah Bangka Belitung ada tujuh kelompok yang terindikasi terpapar faham kelompok radikal dan anti Pancasila. Namun hal itu masih sebatas perkiraan, yang masih perlu di cek dan didalami lagi indikator – indikatornya.

“Perlu didalami kembali hasil dari pada perkiraan Intelijen di Mabes Polri, yang menyebutkan ada tujuh kelompok yang ada di wilayah Babel ini. Perlu didalami kembali dan perlu di cek indikator – indikatornya itu, apakah terpenuhi atau tidak? Kalau dia terpenuhi, maka perlulah kita lakukan pembinaan – pembinaan agar mereka kembali ke jalan benarlah, sesuai dengan NKRI kita” terang Jenderal Bintang Tiga itu.

Terkait pengurangan anggaran, dikatakannya memang terjadi seluruhnya. Karena penurunan memang terjadi dari tingkat Mabes Polri yang anggarannya berkurang, sampai ke tingkat Polda.

“Karena penurunan memang dari tingkat Mabes Polri yang anggarannya berkurang. Jadi ya, otomatis sebarannya ke wilayah juga berkurang” jelasnya lagi.

Dia menduga, pengurangan anggaran disebabkan oleh uang Negara yang terpakai untuk Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, yang akan dilaksanakan secara serentak pada 17 April mendatang.

“Mungkin karena duit Negara tersedot buat pesta demokrasi, kan? Kemungkinan. Tapi enggak tahu pasti, tapi yang jelas itu salah satu dampak” ujarnya.

Masih kata Kabaharkam Mabes Polri tersebut, anggaran program Quick Win 1 untuk Polda Babel mencapai lima milyar lebih di tahun 2018, dan empat milyar lebih di tahun 2019.

“Itu (anggaran) untuk (Polda) Babel saja, untuk program Quick Win 1 tadi” tukasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*