Setahun Jabat Kepala Satpol PP, Ini Yang Sudah Dilakukan Dan Harapannya

  • Whatsapp
Yamowa'a L.SH. Harefa AP
Yamowa’a L.SH. Harefa AP

PANGKALPINANG — Waktu berjalan tanpa terasa, setahun sudah sejak Januari 2018, Yamowa’a Harefa menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dikatakannya, secara umum kondisi Satpol PP sudah cukup bagus. Namun demikian, pembenahan di berbagai aspek tetap perlu dilakukan, termasuk pembinaan internal.

“Bisa dikatakan sudah mulai bagus. Cuma memang kita masih banyak perlu pembinaan, terutama dari internal,” ungkap Yamowa’a dikantornya, Senin (28/01/2019) pagi.

Menurutnya, pembinaan internal itu macam-macam. Mulai dari kantornya yang sementara ini juga kantor belum representative, dan masih menumpang di Gedung Serbaguna Pemprov Babel. Ia berharap, wacana penyerahan Gedung Serbaguna itu kepada Satpol PP segera bisa di realisasi.

“Nah, ini kita memang harapkan agar Gedung Serbaguna ini segera diserahkan kepada Satpol PP, dan itu sudah dapat respon yang cukup bagus dari Pemprov. Artinya (gedung) atas dan bawah bisa kita gunakan semua,” harapnya.

Hal itu bukan tanpa alasan. Menurut Yamowa’a, karena tugas dan fungsinya Satpol PP sebagai Penegak Peraturan Daerah, tentu harus punya tempat yang cukup untuk menyimpan barang bukti, dan ruangan khusus bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang berada dibawah naungan Satpol PP.

“Kadang kalau dalam penertiban itu kan kemungkinan ada BB (Barang Bukti – red). Kemudian kadang-kadang kita perlu ada latihan Kesamaptaan, dan kita juga perlu lahan parkir untuk kendaraan operasional. Apalagi di Satpol PP ini kan termasuk Damkar juga, mobil kebakaran itu kan perlu tempat parkir,” jelasnya.

Sementara untuk di external, pihaknya banyak berkolaborasi dan koordinasi dengan berbagai instani dan institusi lainnya. Baik yang dari TNI, Polri, Kejaksaan, hingga sesama organisasi perangkat daerah. Hal itu dilakukan, untuk menghindari terjadinya gesekan antar instansi atau institusi.

“Kita mengantisipasi terjadinya masalah, agar nanti ke depan kita bisa terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polda, TNI. Kita harapkan dan kita hindari jangan sampai ada gesekan – gesekan bagi orang – orang yang berkepentingan. Artinya kita harus lebih profesional,” paparnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *