Rabu , 20 Maret 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Warga Berok Keluhkan Kubangan Di Tengah Jalan

Warga Berok Keluhkan Kubangan Di Tengah Jalan

BANGKA TENGAH — Warga Jalan Taman Siswa RT 12 Berok, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Mirisnya, kubangan ini justru berada di jalan raya menuju SMA Negeri 1 Koba.

Kubangan tersebut cukup lebar dan dalam, sehingga bila hujan turun akan terisi air, hal itu sangat menggangu pengguna jalan umum yang bisa mengakibatkan kecelakaan, khususnya bagi anak – anak sekolah yang setiap pagi dan sore lalu lalang melintasi jalan raya tersebut.

Kondisi jalan yang rusak tersebut, sudah pernah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Anggota DPRD Bangka Tengah di tahun 2017 lalu. Namun sampai dengan saat ini, tidak ditanggapi dengan serius oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum.

“Dengan kondisi jalan yang rusak parah seperti ini,  sangat kami sayangkan. Karena jalan raya Taman Siswa kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah, hingga jalan dipenuhi lubang – lubang yang menganga seperti kubangan, tapi belum lah ada perhatian serius,” ujar Tam, warga setempat, Kamis (10/12/2019).

Dikatakannya, sudah tidak wajar lagi bila jalan alternatif yang juga akses utama anak – anak menuju ke sekolah, tidak mendapatkan perhatian yang serius.

“Kita mengeluhkan kondisi jalan ini, masa di tengah kota ada kondisi jalan yang rusak parah seperti ini? Walaupun jalan ini hanya jalan alternatif, tetapi fungsinya sama dengan jalan utama. Karena ini jalan terdekat menuju ke sekolah. Kita sangat berharap kedepan, ada dukungan dan perhatian pemerintah lah,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan, Kota Koba merupakan Kota Adipura. Jangan sampai ada kubangan yang tidak mendapatkan perhatian, dan kondisi ini sangat mengganggu keindahan Kota Koba.

“Kota Koba sudah menyandang predikat Kota Adipura. Masa iya? Masih ada jalan ruusak dan kubangan di tengah jalan kota? Sebagai bagian dari Kota Koba, maka kita saling menjaga dan peduli, supaya yang diperhatikan tidak hanya jalan tertentu saja, tetap mengutamakan asas kesetaraan dan keadilan,” tukasnya. (Yan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*