Sabtu , 20 April 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Yamowa : Satpol PP Perlu Tambahan Personil Dan Sarpras

Yamowa : Satpol PP Perlu Tambahan Personil Dan Sarpras

Kepala Satpol PP Pemprov Babel
Yamowa’a L.SH. Harefa AP

PANGKALPINANG — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Yamowa’a L.SH. Harefa AP menyatakan, sementara ini personil Satpol PP Provinsi Bangka Belitung yang dipimpinnya berjumlah 230 orang. Jumlah itu masih jauh dari ideal, karena Satpol PP juga membawahi Pemadam Kebakaran. Namun untuk penambahan personil, pihaknya masih menyesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemprov Babel. Menurutnya, idealnya personil Satpol PP dan Damkar itu sekitar 400 – 500 orang.

“Sementara ini jumlah personil 230 orang, dan itu juga belum cukup, cuma kita sesuai dengan anggaran yang ada di Pemprov. Idealnya sih sekitar 400 – 500 orang. Karena kita ini memang pagi siang malam kerja terus, hampir nggak ada istilah istirahat. Makanya kita nanti minta juga kepada para pimpinan yang di atas pemegang kepentingan, kemudian para anggota dewan yang terhormat, supaya Satpol PP ini diperhatikan lah,” jelas Yamowa di ruang kerjanya, Senin (28/01/2019) pagi.

Dengan jumlah personil 230 orang termasuk Damkar itu, dikatakan Yamowa’a masih sangat kurang. Sedangkan wilayah kerjanya di seluruh Provinsi Bangka Belitung. Ditambah lagi kewenangan pertambangan dari kabupaten sudah beralih ke provinsi. Tentu wewenang pengamanannya juga beralih ke Satpol PP Provinsi.

Kemudian untuk menjelajah (patroli) sampai ke ujung kabupaten / kota, tentunya tugas ini memerlukan fasilitas operasional. Mungkin bisa kapal patroli, mobil patroli, atau bahkan mobil derek atau Crane. Untuk itulah Dia meminta dukungan dari semua pihak pemangku kepentingan, agar Satpol PP bisa lebih diperhatikan.

“Bayangkan saja kalau kita penertiban di lokasi tambang dengan kedalaman 8 – 9 meter. Mengangkat mesin itu taruhan nyawa sama anak buah. Resikonya bagaimana? Alangkah bagusnya kalau kita di bantu gitu loh! Supaya lebih mempermudah tugas – tugas kita di lapangan. Karena begini, kita juga punya aset daerah itu cukup banyak, dan itu tugas kita yang jaga. Kemudian di semua wilayah kita ini daerah pariwisata, nanti di untuk pantai – pantai semua tempat wisata itu harus kita jaga dengan Pol PP Pariwisata, termasuk juga di Bandara. Cukup banyak banyak aset-aset termasuk aset di manapun yang ada di kabupaten / kota, itu wajib hukumnya dijaga oleh kita. Tapi dengan kondisi personil yang kurang, itu artinya kita juga membutuhkan bantuan personil nanti dari kawan-kawan dari Pol PP Kabupaten / Kota. Kalau personilnya cukup, kita dalam penempatannya kan enak,” tuturnya.

Lanjutnya, saat ini Satpol PP Provinsi Bangka Belitung punya 13 orang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Sementara Satpol PP sebagai koordinator 68 PPNS yang ada di berbagai organisasi perangkat daerah Pemprov Babel. Ia juga berharap agar PPNS di Satpol PP dibekali dengan senjata api (Senpi), karena dilapangan Satpol PP juga akan berhadapan dengan orang yang berbahaya.

“Karena kita selaku koordinator Sekretariat PPNS yang ada saat ini 68 orang, artinya ditambah 13 itulah CPNS yang dibawah Satpol PP,” ujarnya.

Masih kata Yamowa, selain kekurangan personil, Satpol PP Pemprov Babel juga kekurangan sarana dan prasarana, seperti kendaraan operasional, kendaraan patroli, termasuk Crane yang dibutuhkan untuk mengangkat barang bukti berbagai kasus pelanggaran Perda dan penambangan timah ilegal.

“Artinya semua itu harus kita dukung. Kalau memang nanti cepat peralihan gedung ini kita akan buat gudang senjata, gudang barang bukti, dan ruang penyidik yang representatif, dan seluruhnya hal-hal yang mendukung tugas Satpol PP,” jelasnya.

“Sampai sekarang kita cukup syukuri apa yang ada diberikan kepada Satpol PP. Apalagi pak Gubernur, beliau cukup mendukung kinerja kita, yang penting Satpol PP bekerja all out,” tutup Yamowa diakhir wawancara. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*