Warga Kota Waringin Antusias Hadiri Ceramah Relasi KPU Bangka

  • Whatsapp

BANGKA — Antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti ceramah agama yang diselenggarakan Relawan Demokrasi (Relasi) KPU Bangka Basis Keagamaan, yang bertempat di Mesjid Jami’ Kotawaringin, Kecamatan Puding Besar, Jumat (08/02/2019).

Ceramah agama merupakan salah satu strategi sosialisasi pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh Relasi Basis Keagamaan yang mengusung tema Meningkatkan Partisipasi Masyarakat melalui Kegiatan Keagamaan dalam Rangka memperkuat Ukhuwah Islamiyah dengan menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Kurnia,Lc.

Ustadz Muhammad Kurnia menuturkan, bahwa kita selaku manusia yang dhoif sudah sepantasnya kita bersyukur dan senantiasa mengingat Allah, apapun pekerjaan dan profesi yang kita lakoni. Dia juga berpesan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, karena itu jangan pernah menunda-nunda ibadah baik itu hablumminallah maupun hablumminannas.

Peserta yang hadir tidak hanya dari masyarakat Kotawaringin, namun juga diikuti oleh Majelis Ta’lim, Ustadz/Ustadzah TKA/TPA, serta Pemuda Remaja Mesjid Se-kecamatan Puding Besar. Tidak kurang 300 jamaah antusias dan khusuk menyimak ceramah yang disampaikan oleh Ustadz yang merupakan Alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo Mesir ini. Setelah ceramah agama, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada sepuluh orang warga Kotawaringin yang membutuhkan berupa sembako serta dilanjutkan pembagian doorprize.

Turut hadir mengikuti ceramah agama tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Bangka Arsyil Aziz, Ketua PPK Puding Besar A. Rosyid serta anggota relasi KPU Bangka yang berdomisili di Kecamatan Puding Besar. Pajrul Iman, selaku koordinator Relasi KPU Basis Keagamaan menuturkan bahwa, dipilihnya Desa Kotawaringin sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan sosialisasi pemilu 2019 ini, tidak lepas dari arahan dan masukan dari PPK Puding besar saat Rakor sebelumnya, bahwa Kotawaringin merupakan desa yang partisipasi pemilihnya paling rendah di Kecamatan Puding Besar.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang” tuturnya.

Pada akhir ceramahnya Ustadz Kurnia juga menghimbau masyakat untuk peduli terhadap nasib bangsa Indonesia 5 tahun ke depan dengan berpartisipasi menggunakan hak pemilihnya pada pemilu 2019 mendatang. “Sebagai bagian dari masyarakat demokrasi, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk peduli terhadap nasib bangsa dengan berpartisipasi pada pemilu 2019 mendatang dengan memilih dan memilah pemimpin yang sesuai dengan hati nurani masing-masing” ungkapnya. (Rilis)

Sumber : KPU Bangka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *