Senin , 25 Maret 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Empat Warga Kurau Timur Dilarikan Ke Rumah Sakit

Empat Warga Kurau Timur Dilarikan Ke Rumah Sakit

Gambar dari rekaman CCTV di SPBU Kurau

BANGKA TENGAH — Kejadian penganiayaan terjadi di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (16/03/2019) sekira pukul 10.08 WIB. Kuat dugaan penganiayaan dipicu dendam lama antar kedua belah pihak. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan saksi di lapangan, bahwa sebelumnya para terduga pelaku memang sudah menyiapkan senjata tajam tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kejadian bermula dari cek – cok mulut antara korban dengan pelaku sehingga terjadi keributan. Kejadian penganiayaan diduga dimulai oleh pelaku Reki, yang melakukan penyerangan terhadap Hendi (korban). Lalu pelaku Riski, Rexsi dan Yuna ikut melakukan penyerangan Hendi menggunakan senjata tajam, sehingga menyebabkan Hendi mengalami luka berat.

Melihat kejadian itu, lalu teman – teman Hendi yang ikut membantu. Namun meraka juga terkena sabetan senjata tajam yang digunakan oleh para pelaku, sehingga keempat korban penganiayaan itu mengalami luka bacok dan luka memar, dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pangkalpinang untuk mendapatkan pertolongan medis. Sedangkan pelaku

Usai kejadian, keempat terduga pelakuĀ melarikan diri dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia warna coklat metalik Nopol BN 1401 TC. Mereka adalah Reki Sanjaya (39), Riski Sanjaya (37), danĀ  Rexsi Sanjaya (27), ketiganya warga Desa Kurau Timur. Sementara terduga pelaku lainnya, Yuna, warga Semabung Kota Pangkalpinang.

Akibat kejadian tersebut, empat korban yang merupakan warga Desa Kurau Timur, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bacokan benda tajam dan luka memar.

Septian (47) mengalami luka robek, diduga akibat bacokan senjata tajam. Sudi (28), mengalami luka memar di seluruh badannya. Abod (27) dan Hendi (30) yang mengalami luka cukup parah, sehingga harus di operasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Namun informasi yang diterima redaksi media ini, kasus tindak pidana penganiayaan itu kini dalam penyelidikan Polsek Koba. Penyidik dikabarkan sudah mendatangi tempat kejadian perkara, dan meminta keterangan saksi – saksi pada saat kejadian. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*