Rabu , 26 Juni 2019
Breaking News
Home » ADVETORIAL » Festival Selawang Segantang 2019, Wujud Kecintaan Pemda Bateng Dalam Melestarikan Nilai-nilai Budaya Dan Seni

Festival Selawang Segantang 2019, Wujud Kecintaan Pemda Bateng Dalam Melestarikan Nilai-nilai Budaya Dan Seni

Bupati Bangka Tengah Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM saat membuka Festival Selawang Segantang 2019

BANGKA TENGAH — Bupati Bangka Tengah Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM menghadiri sekaligus membuka pagelaran Festival Selawang Segantang 2019, dan Annieversary Forum Komunikasi Mobil Bangka Belitung yang ketiga, Sabtu (30/03/2019) di Alun – alun Kota Koba.

Dalam sambutanya H. Ibnu Saleh mengatakan, kerja sama pemerintah dan masyarakat pelaku seni, serta anggota Forum Komunikasi Komunitas Mobil Bangka Belitung yang saat ini berkolaborasi, dalam rangka mendukung dan melestatikan adat istiadat serta nilai – nilai seni budaya.

“Pembentukan karekter dan nilai budi pekerti ini dimulai kerjasama pemerintah dan masyarakat serta unsur pendukung antara lain generasi muda, dalam mendukung pembangunan di segala sektor yang ada di Kabupaten Bangka Tengah ini,” ujar orang nomor satu di Bangka Tengah tersebut.

Festival Selawang Segantang, lanjut H. Ibnu Saleh, merupakan yang rutin dilaksanakan sebagai wujud kecintaan pemerintah dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan seni. Tentunya dengan harapan, kegiatan ini akan menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bangka Tengah.

“Ini bukti nyata dukungan pemerintah terhadap generasi muda, dalam mewujudkan Bangka Tengah yang lebih unggul dari segala sektor. Bagi para pelaku seni dan masyarakat yang mengikuti kegiatan ini, anggaplah sebagai pengalaman berharga untukmenjadi lebih baik di masa – masa yang akan datang. Semoga hasil kegiatan dapat berguna bagi generasi muda dan masyarakat Bangka Tengah,” tuturnya.

Dijelaskannya, budaya dan kesenian daerah adalah satu kekayaan yang sudah harusnya tetap dilesterikan dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan dan promosi, salah satunya seperti Festival Selawang Segantang ini.

“Kegiatan ini tidak hanya melestarikan kesenian daerah saja, tetapi lebih dari itu, adalah bagian dari instrumen untuk memajukan sektor kepariwisataan, dan meningkatkan mutu serta memperkuat karakter suatu daerah, di antaranya melalui kesenian daerah,” ungkapnya.

Masih kata Bupati, melestarikan kesenian dan budaya daerah menjadi bagian dari program unggulan, sehingga perlu ditumbuhkembangkan semangat berbudaya di tengah generasi muda.

“Budaya dan kesenian daerah itu merupakan ciri khas serta karakter daerah, maka harus dilestarikan, sehingga daerah tidak kehilangan karakter,” pungkasnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

error: Content is protected !!