Rabu , 24 Juli 2019
Breaking News
Home » ADVETORIAL » Otonomi Daerah Merupakan Pendorong Pembangunan Daerah

Otonomi Daerah Merupakan Pendorong Pembangunan Daerah

BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII. Upacara berlangsung di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah, di ikuti oleh seluruh Pegawai pemkab Bangka Tengah.

Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia Indonesia Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah Yang Kreatif dan Inovatif “.

Bupati Bangka Tengah, DR. Ir. H. Ibnu Saleh MM dalam sambutannya mengatakan perjalanan Otonomi Daerah pasca reformasi hingga saat ini begitu banyak kemajuan yang telah dicapai.

“Otonomi Daerah sudah memberikan solusi dalam mendorong kemajuan pembangunan di Daerah, dan mendorong masyarakat luas dalam mengembangkan Kreativitas dan Inovasinya,” ujarnya saat menjadi Inspektur upacara dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII, Kamis (25/04/2019).

Masih kata Bupati, muara dari pelaksanaan Otonomi Daerah adalah dengan terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan serta partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan terwujudnya kesejahtraan masyarakat, sehingga daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah,” kata Dia.

Dirinya juga menyampaikan ada tiga hal prinsip yang berubah secara drastis setelah diberlakukannya kebijakan desentralisasi dan Otonomi Daerah.

“Otonomi Daerah secara nyata telah mendorong budaya Demokrasi di Tengah-tengah masyarakat, dan yangbkedua, otonomi daerah telah menumbuhkan kembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat, ketiga, dengan desentralisasi yang telah berjalan selama ini maka berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat tidak lagi harus melalui proses panjang dan berbelit-belit tetapi menjadi sangat efisien dan responsif,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan dalam penyelenggaraan otonomi daerah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu semata-mata sebagai “konsumen” pelayanan publik, namun dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai “Cetizen” termasuk dalam bagaimana meningkatkan kualitas SDM-nya.

“Untuk itu semua aparatur sipil negara harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan demikian pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat dimana masyarakat semakin menyadari akan hal dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini juga orang nomor Ia juga mengajak untuk mengawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita juga mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumberdaya yang ada baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam,” sebutnya.

Selain itu juga Bupati Bangka Tengah ini mengapresiasi masyarakat atas terselenggaranya pemilu serentak berjalan dengan lancar, aman dan tertib.

“Pasca pemungutan suara pemilu serentak ini diharapkan senantiasa menjaga suasana kondusif ditengah-tengah masyarakat sehingga pelayanan pemerintah terselenggara dengan aman, lancar dan terkendali,” pungkasnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

error: Content is protected !!