Sabtu , 25 Mei 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Kapolda Babel Singgung Penangkapan 6 Kg Sabu dan 5000 Ekstasi di Muntok

Kapolda Babel Singgung Penangkapan 6 Kg Sabu dan 5000 Ekstasi di Muntok

Kapolda Babel, Brigjen Pol. Drs. Istiono M.H.

BANGKA BARAT – Kapolda Bangka Belitung, Brigjen Pol. Drs. Istiono M.H, dalam sambutannya pada acara Safari Ramadhan di Masjid Baitul Hikmah, Muntok, menyinggung tentang penangkapan kurir pembawa 6 kilogram sabu – sabu dan 5000 butir pil ekstasi yang dilakukan Tim Gabungan Ditnarkoba Polda Babel, Badan Narkotika Nasional ( BNN ) dan Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Kalian baru – baru ini.

” Di Muntok dua hari yang lalu, 6 kilogram sabu dan 5000 pil ekstasi. Ini pilnya excellent, harganya mahal, satu biji 500 ribu. Itu kalau dinilaikan dengan uang sabu 6 kilo itu sekitar 14 milyar. Kalau untuk bikin mabok orang sekitar 3000 orang, 1 gram itu harganya 1, 5 juta,” ujar Brigjen Pol. Drs. Istiono M.H, Selasa ( 14/5/2019 ) sore.

Kapolda merasa prihatin karena besarnya barang bukti barang haram yang disita tersebut. Dia mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba – coba menggunakan narkoba, karena dampak negatifnya sangat membahayakan generasi muda.

” Ini kita semua tanggung jawab, untuk mengingat kan keluarga kita, saudara – saudara kita agar terbebas dari narkoba. Jangan coba – coba sama sekali. Saya pun Polisi dari SMA sampe sekarang belum pernah mencicipi jangan pernah coba – coba mencicipi nanti ketagihan barang itu,” tandasnya.

Apalagi menjelang lebaran Idul Fitri, kata Istiono, banyak orang ingin mencari uang dengan cara mudah, salah satunya dengan cara menjual narkoba. Polisi akan bekerja keras menekan peredaran narkoba dan menindak tegas pelakunya. Kapolda juga menekankan kepada anggota Polri yang terlibat narkoba juga akan ditindak tegas.

” Memang sekarang ini orang mau lebaran mau cari uang paling cepat pake itu, karena itu harus ditekan. Polisi bekerja keras menangkap dan akan menindak tegas termasuk anggota yang terlibat narkoba akan kita tindak tegas karena ini membahayakan bangsa kita kedepan. Karena mengelola bangsa yang besar ini memerlukan sumber daya manusia yang cerdas – cerdas. Untuk cerdas harus bebas dari narkoba,” pungkasnya. ( SK )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*