Sabtu , 25 Mei 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Penambang Di Hutan Lindung Tidak Takut Hukum

Penambang Di Hutan Lindung Tidak Takut Hukum

Oleh : Hari Yana

Wartawan Media Siber KABARBANGKA.COM

Kompetensi Wartawan Muda

 

Penambangan pasir timah secara illegal di kawasan Hutan Lindung Kuruk Dusun B1, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga saat ini masih terus terjadi. Para penambang seakan – akan tidak takut oleh hukum, atau memang tidak ada ketegasan dari penegak hukum? Mengingat beberapa waktu lalu, sudah ada surat perjanjin antara masyarakat dan penambang, agar tidak ada lagi yang menambang timah dilokasi terlarang itu..

Musyawarah Desa pun sudah beberapa kali digelar di Kantor Kepala Desa Lubuk Simpang, dan disepakati untuk tidak lagi melakukan penambangan illegal dikawasan Hutan Lindung Kuruk, bahkan sudah tiga kali surat perjanjian tersebut dibuat.

Surat perjanjian pertama dibuat pada tanggal 02 Mei 2018, Surat Perjanjian kedua dan ketiga disepakati tanggal 05 dan 13 April 2019. Namun dari semua surat perjanjian yang sudah disepekati bersama, tidak ada satupun yang ditepati oleh penambang. Tentu ini menimbulkan satu pertanyaan besar di benak masyarakat, ada apakah yang terterjadi? Sehingga mereka masih tetap beraktivitas melakukan penambangan di tempat terlarang tersebut? Apakah ada oknum – oknum tertentu yang membeckingi kegiatan illegal itu?

Pihak Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung maupun dari Polres Bangka Tengah, sudah berulang kali melakukan pernertiban, namun aktivitas illegal ini masih terus berlangsung hingga saat ini.

Saat melakukan Safari Kamtibmas di Lubuk Besar belum lama ini, Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono dihadapan awak media mengatakan, menyikapi potensi terjadinya konflik akibat pertambangan liar di Hutan Lindung, Dia akan menindak tegas pertambangan di Hutan Lindung, karena Hutan Lindung untuk dilindungi. Intinya TNI dan Polri tidak ragu – ragu lagi menindak penambangan liar di Hutan Lindung.

Akan tetapi fakta di lapangan, hingga saat ini tidak ada penindakan tegas terhadap penambang timah ilegal di Kawasan Hutan Lindung. Terbukti, Aktivitas tersebut masih tetap berlangsung. Gaung melindungi Kawasan Hutan Lindung, sepertinya hanya angin lalu saja.

Jika benar ingin melindungi Kawasan Hutan Lindung, tindak tegas siapa saja yang merambah kawasan terlarang itu. Baik itu penambang maupun petani, mereka sama-sama melanggar hukum. Mungkin dengan adanya ketegasan yang nyata dari petugas penegak hukum, barulah Kawasan Hutan Lindung akan benar-benar terlindungi. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*