Sabtu , 25 Mei 2019
Breaking News
Home » HEADLINE » Polisi Selidiki Penyebab Kematian Nurmaela

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Nurmaela

BANGKA TENGAH — Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Bangka Tengah, sampai saat ini masih terus melakukan proses pengungkapan kasus penemuan sesosok mayat perempuan yang bernama Nurmaela (30), warga Dusun Air Niur Desa Perlang, di Pantai Alew Padang Mulia Koba, Bangka Tengah, Senin (13/05/2019) kemarin.

Kapolres Bangka Tengah melalui Kasat Reskrim AKP Robby Ansyari mangatakan, hingga sekarang penyidik masih belum menemukan apa yang menjadi penyebab kematian korban?

“Sampai saat ini kita belum menemukan apa penyebab kematiannya. Namun berdasarkan dari hasil visum luar, diketahui ada luka lecet di leher. Dugaan sementara itu bekas jeratan dan juga ditemukan tali jilbab terlilit pada lehernya,” ungkap AKP Robby Ansyari, Selasa (14/05/2019).

Masih kata Robby, selain ada bekas luka jeratan dileher, ditemukan juga ada darah yang keluar dari hidung dan telinga korban. Sedangkan dari hasil visum dalam pihaknnya belum bisa menjelaskan, dikarenakan belum keluarnya hasilnya dari rumah sakit.

“Kalau hasil Visum luar seperti yang Saya jelaskan tadi. Namun untuk visum dalamnya, kita juga sampai saat ini belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian korban, karena hasil visum dalam belum keluar dari rumah sakit, dan jenazah sudah diambil keluarga untuk dikebumikan hari ini,” terangnya.

Masih kata Robby, dirinya juga menceritakan riwayat korban sebelum meninggal. Selama ini kurang lebih tiga tahun korban tidak tinggal bersama orang tua dan ngontrak sendiri, namun sebelumnya pernah juga tinggal bersama sang kakak.

“Sudah tiga tahun ini korban ini tinggal sendiri, namun ia juga sempat tinggal bersama kakaknya. Kemungkinan ada permasalahan, akhirnya korban tinggal sendiri. Kalau dilihat dari hasil chatting di media sosial, korban sempat membuat status yang intinya ada keluhan dalam menghadapi hidup. Diperkirakan korban meninggal pada senin itu antara jam 8 atau 9 pagi. Menurut keterangan yang didapat dari nelayan, laut surut jam 10 pagi. Soalnya jam 7 pagi, korban masih berkumunikasi dengan bos karet di kebun Trubus tempat korban bekerja, dan itulah komunikasi terakhir dengan orang,” tuturnya seraya menambahkan, bahwa almarhumah Nurmaila diketahui belum berkeluarga.

“Saya tegaskan lagi, untuk penyebab kematian korban belum bisa disimpulkan, karena kita masih mengumpulkan data apa motif kematian korban,” pungkasnya. (Yan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*