Pol PP Tertibkan Pengerukan Pasir Ilegal

  • Whatsapp

Beroperasi Di Wilayah Perkantoran Provinsi Babel

PANGKALPINANG — Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bangka Belitung, menertibkan aktifitas pengerukan pasir yang diduga ilegal yang beroperasi di kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di sekitaran Gedung Balai Latihan Kerja Indonesia milik Pemprov Babel.

Penertiban tersebut dilakukan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa diresahkan oleh aktifitas tersebut. Pasalnya, pengerukan pasir itu sudah mendekati gedung BLKI dan sarana umum laijnya, seperti jalan umum yang akan berdampak buruk kedepannya bila tidak ditindak tegas.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Penertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, H.M. Aris, SH. Sekitar pukul 10.00 WIB, personil Polisi Pamong Praja Provinsi Babel menertibkan aktifitas tersebut. Petugas mengamankan tiga unit mobil pick up yang diduga mengangkat pasir hasil pengerukan dilokasi setempat pada Selasa (11/06/2019)

“Setelah kita cek ke lapangan, tepatnya di sekitar kantor BLKI, benar ada kegiatan pengerukan pasir. Dan memang ternyata sudah hampir masuk badan jalan dan dikhawatirkan gedung BLKI akan terdampak. Makanya kita ambil ketegasan, kita hentikan kegiatan dan kita amankan 3 (tiga) unit kendaraan roda empat jenis pick up berikut sopirnya dari lokasi” ungkap Aris.

Selanjutnya penambang pasir diberikan imbauan untuk tidak lagi mengeruk pasir di tempat tersebut, karena jika dibiarkan dan tidak ditindak tegas, fasilitas umum dan fasilitas negara akan rusak.

“Kita sudah wanti-wanti mereka bahwa kegiatan mereka meresahkan, bisa roboh itu gedung BLKI, Kita imbau mereka untuk tidak lagi beraktifitas di wilayah tersebut. Luar biasa itu, di tengah-tengah perkantoran”, Lanjut Aris seizin Kasat Pol PP Babel, Yamoa.

Selanjutnya Pol PP akan terus memantau dan patroli ke lokasi sehingga tidak ada lagi aktifitas yang meresahkan warga. (A1M)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *