Semalam Bersama Sekjen SMSI Di JBS

  • Whatsapp

Oleh : Romlan

Muat Lebih

Jarak dari Kota Sungailiat, Propinsi Bangka Belitung, ke Kota Cilegon, Propinsi Banten, bukanlah jarak yang dekat. Setelah satu jam naik pesawat, lanjut naik Grab Car selama hampir dua jam.

Selasa (25/06/2019) siang, tibalah penulis di Gedung Journalist Boarding School atau JBS, yang terletak di Jalan Lingkar Cilegon, Kampung Krotek, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Propinsi Banten.

Letak JBS sangat strategis, lantaran terletak di antara kawasan industri di Cilegon dengan kawasan wisata Pantai Anyer.

Tiba di JBS, penulis disambut langsung oleh Firdaus, pemilik sekaligus pengelola JBS. Usai beramah-tamah sebentar, Firdaus mengajak penulis dan sejumlah koleganya yang berprofesi sebagai advokat dsn aktifis lingkungan, untuk makan siang bersama.

Suasana keakraban sangat terasa di antara kami, yang datang dari propinsi yang berbeda, tanpa janjian bertemu di JBS.

Siang berlalu, hingga petangpun tiba. Firdaus bercerita tentang cikal bakal dan tujuannya mendirikan JBS. Dia bercerita sembari beristirahat, karena memang masih dalam masa perawatan.

“Saya harus banyak istirahat, karena jantung ini sudah dipasang ring. Tapi Saya enggak enak kalau tidak kerja, jadi sambilan aja kayak ginilah,” ungkap Firdaus di Meeting Room JBS, Selasa petang.

Tiba malam hari, kami ngobrol usai makan malam. Ditemani suara jangkrik, suara katak, dan binatang malam lainnya, sesekali kami bertukar cerita.

Penulis memang sengaja datang untuk berkeluh-kesah dan meminta bantuan kepada Firdaus, atas persoalan yang sedang dialami.

Firdaus adalah Penggagas dan Pendiri, sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Sebagai anggota SMSI yang sedang menghadapi persoalan, jika bukan kepada pengurus, kemana lagi kami harus mengadu?

Mendengar keluh-kesah penulis, Firdaus menyatakan akan tetap mensupport anggota yang sedang menghadapi persoalan.

“Sebagai Sekjen dan Pengurus Pusat SMSI, Saya akan tetap berada bersama anggota. Didirikannya SMSI ini dalam rangka menghimpun dan saling tolong menolong sesama pengusaha media siber yang terbilang kecil-kecil,” ujar Firdaus.

Firdaus meminta kepada seluruh Pengurus SMSI membantu dan saling menguatkan jika ada anggota atau pengurus yang menghadapi masalah.

“Saya meminta seluruh Pengurus SMSI di seluruh Indonesia, jika ada anggota atau pengurus mendapat masalah, agar pengurus dapat saling menguatkan dan ketua dapat mengayomi, dan berdiri dibelakang anggota atau pengurus. Bukan sebaliknya, jika ada masukan dari pejabat sekekelas menteri, bahkan Presiden, jangan “melipir”! Pengurus harus mampu tegak mendampingi anggota. Jangan sampai karena mendapat proyek dan fasilitas dari pejabat, maka anggota dan pengurus jadi sasaran kemarahan. Perlu diingat, pengurus itu ditunjuk untuk melayani anggota, bukan melayani pejabat,” tegasnya.

“Urusan kekeliruan Romlan sebagai penanggung jawab dan pemimpin redaksi kabarbangka.com, kita semua tidak boleh membiarkan Romlan sendiri. Jika urusan Romlan ini kita biarkan, Saya yakin jika ada anggota yang sedang ada persoalan, maka akan seperti itu juga. Saya mengajak bersama-sama kita support Romlan dan kabarbangka.com,” kata Firdaus di Meeting Room JBS, Selasa malam.

Dukungan terhadap penulis juga datang dari kolega Firdaus asal Propinsi Lampung, yang beprofesi sebagai advokat.

Selain Firdaus, penulis ditemani Jul Herman, Kepala Sekretariat SMSI Pusat, dan Yono Hartono (Ketua Departemen Komunikasi SMSI Pusat, dan sejumlah tukang.

Malam sudah semakin larut, sambil menemani Firdaus, jari-jemari Jul Herman terus menari-nari diatas keyboard komputer didepannya. Entah apa yang dikerjakannya, hingga Firdaus tertidur di Sofa, dan kamipun masuk kamar masing-masing di JBS. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *