Penyidikan Empat Kasus Ilegal Fishing Dilimpahkan ke DKP

  • Whatsapp

BANGKA SELATAN — Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulystiono mengatakan, penyidikan terhadap empat perkara ilegal fishing berupa Kapal Pukat Harimau tangkapan tim gabungan dari Dit Polair Polda Babel dan Polres Bangka Selatan, telah dilimpahkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel.

Muat Lebih

“Baru baru ini kami dan Dit Polair Polda mengamankan empat kapal trawl yang beroperasi di perairan Toboali. Saat ini perkara empat kapal trawl itu dilimpahkan ke DKP,” kata AKBP Aris Sulystiono di Toboali, Rabu (10/07/2019).

Ia mengatakan, belum lama ini jajaran Sat Polair Polres Basel melakukan patroli di perairan Toboali, menindaklanjuti kabar masih banyaknya aktifitas kapal pukat harimau masih beroperasi.

Sementara Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung, Dasminto, ketika dihubungi melalu telpon genggamnya membenarkan jika pihaknya telah menerima berkas perkara empat kapal trawl yang beroperasi diperairan Toboali, Bangka Selatan.

Namun diakui Dasminto, Kapten dan ABK kapal trawl tersebut tidak ditahan, dan hanya dikenakan sanksi pembinaan lantaran masuk kategori nelayan kecil, hal itu sesuai BAP yang disampaikan kepolisian kepada pihaknya.

” Benar sudah ditangani penyidik kami. Berkasnya di pegang pak Sudarsono. Intinya karena ini nelayan kecil, sesuai BAP dari pihak kepolisian. Sehingga kalau nelayan kecil, hanya alatnya yang kami sita, untuk nelayannya kami lakukan pembinaan,” kata Dia. (Red/1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *