Polemik PPDB, Orangtua Murid : Anak Saya Sekolah Dimana?

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019, menuai pro kontra di sejumlah wilayah. Dari orang tua siswa yang memprotes anaknya tidak dapat masuk sekolah, hingga pihak sekolah yang justru kekurangan murid, Senin 08/07/2019.

Muat Lebih

Sementara itu di Kotamadya Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, belasan orangtua murid yang menilai adanya polemik dengan skema zonasi PPDB tadi, menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Perkantoran Walikota Pangkalpinang.

Dalam proses dialog dengan Asisten I Bidang Pemerintahan Suparyono, salah satu peserta unjuk rasa, Ibu Yuni mengatakan bahwa dirinya merasa adanya kejanggalan dan kesemrawutan sistem zonasi yang sekarang sedang berjalan.

“Jadi saya tanyakan kenapa nama anak saya di daftar itu tidak ada. Kata perwakilan sekolah nanti bisa ketemu orang dinas, tapi ditunggu-tunggu sampai jam 1 siang ini telepon kami malah tidak diangkat, makanya kami kesini mau menanyakan anak saya sekolah dimana nanti?” keluh dia.

Sebagai informasi pada pembaca, berdasarkan sistem zonasi yang diterapkan Kementerian Pendidikan, seleksi penerimaan siswa baru didasarkan pada jarak rumah ke sekolah.

Sekolah negeri harus menerima calon siswa yang tinggal di wilayah yang sama, sebanyak minimal 90 persen dari daya tampung sekolah. Adapun siswa di luar zonasi bisa masuk lewat jalur prestasi atau jalur perpindahan tugas orang tua atau wali, dengan kuota masing-masing maksimal 5 persen dari daya tampung sekolah.

Sebelumnya, perwakilan Dinas Pendidikan Pemkot Pangkalpinang Suhardi berupaya menjelaskan bahwa dalam prakteknya PPDB sendiri terdiri dari tiga jalur, yakni Jalur zonasi artinya calon peserta anak didik tinggal disitu atau daftar disitu. Yang kedua, jalur perpindahan dimana hal ini bisa dibuktikan dengan SK atau surat penempatan orang tua di suatu daerah.

“Yang ketiga adalah jalur prestasi, dibuktikan dengan piagam atau penghargaan dari calon peserta anak didik,” urai dia. (Red/3)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *