Rapat Paripurna Molor Dua Jam

  • Whatsapp

BANGKA — Rapat Paripurna DPRD Bangka penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bangka Tahun 2019, molor dua jam.

Muat Lebih

Rapat Paripurna yang seharusnya dilaksanakan Senin (22/07/2019) pukul 09.00 WIB, baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WIB.

Ketua DPRD Bangka, Parulian bahkan mengakui hampir tiap saat mengadakan rapat di DPRD Bangka selalu molor.

Menurutnya, hal tersebut bahkan sudah menjadi kebiasaan bagi para legislatif di Kabupaten Bangka.

“Mungkin karena kebiasaan para anggota kita. Saya pikir kawan-kawan tau sendiri, terkadang ada kesalahan teknis,” ungkapnya.

Ia selaku Ketua DPRD Bangka, mengaku sering memberi contoh untuk datang lebih cepat sebelum rapat dimulai agar bisa ditiru oleh anggota lainnya.

“Secara relevan harus diakui kehadiran anggota juga kurang. Rapat jam 9, jam 10 belum ada orang. Tadi saya yang datang pertama biar jadi contoh, tapi tetap saja banyak yang telat,” tambahnya.

Pria yang biasa disapa Ucok itu juga mengatakan, Bupati Bangka sering datang terlambat. Namun hal tersebut dianggap wajar, karena kebiasan anggotanya.

“Bupati tadi juga ada kegiatan, mungkin karena kebiasaan molor, Bupati juga datang molor. Karena mungkin dia mikir disini sering molor, jadi dia milih kegiatan lain saja dulu. Kalau dia datang jam 9 juga percuma kok,” terangnya.

Ia berharap para anggota dewan Bangka memiliki kesadaran sendiri, untuk disiplin terhadap waktu demi kepentingan masyarakat. (Mg/2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *