Tidak Ada Toleransi Bagi ASN Yang Terjerat Kasus Narkoba

  • Whatsapp

BANGKA — Bupati Bangka, Mulkan, kembali mengingatkan para pegawainya baik PNS maupun tenaga kontrak, untuk tidak mencoba-coba narkotika. Ia mengaku tidak akan mentolerir bagi pegawainya yang terjerat hukum karena narkotika.

Hal tersebut diungkapkannya, lantaran adanya salah satu ASN di lingkungan Pemkab Bangka yang terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkotika belum lama ini.

“Saya sudah ingatkan, jangan pernah sekali-kali menyentuh barang haram itu, apa lagi ini ASN kita. Kita tidak akan mentoleransi kepada ASN dan tenaga kontrak kita jika terbukti,” ungkap Mulkan pada Selasa (23/7/2019).

Mulkan mengaku akan menyurati KASN ataupun BKN, untuk memberikan sanksi terhadap pegawai yang terjerat hukum gara-gara narkotika.

“Tentu akan kita ajukan rekomendasi KASN atau BKN, nanti terserah mau diberhentikan secara hormat atau tidak hormat, itu kebijakan dari mereka. Untuk tenaga kontrak yang terbukti akan kami berhentikan langsung,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya akan bekerjasama dengan BNN Kabupaten Bangka, dalam mengawasi dan mengantisipasi pegawai di Pemkab Bangka agar terhindar dari jeratan narkoba, dengan cara melakukan tes urin secara berkala.

“Kita akan cek urin minimal tiga bulan sekali, apa lagi selama kepemimpinan kami belum pernah melakukannya terhadap ASN dan tenaga kontrak kita,” ungkap orang nomor satu di Negeri Sepintu Sedulang tersebut.

Ia menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap PNS ataupun tenaga kontrak yang terbukti bersalah dalam melakukan penyalahgunaan narkotika.

“Sanksi tegas kita pecat. Apa lagi satu kali saja sudah inkraht langsung dipecat. Itukan aturan dari BKN seperti itu, tidak ada toleransi lagi. Makanya jangan sampai kita menyentuh barang haram itu,” demikian Mulkan. (Mg/2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *