Selama 8 Tahun, Duda Ini Jadikan Anak Kandung Pemuas Nafsu

  • Whatsapp

BANGKA TENGAH — Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Tengah berhasil ringkus Ad (37), Bangka Tengah. Duda yang istrinya sudah meninggal itu diduga telah melakukan tindak pidana pecabulan terhadap NS, anak kandungnya yang masih di bawah umur.

“Pelaku Ad ditangkap Jum’at (16/08/2019) malam, saat berada di Dusun Nadi 4 Desa Perlang, dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih dibawah umur. Saat akan ditangkap, tersangka sempat mengeluarkan senjata tajam berupa badik, yang pakai untuk melawan petugas,” ungkap Kapolres Bangka Tengah, AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang di Mapolres Bateng, pada Selasa (20/08/2019).

Masih kata Kapolres, karena sudah tidak tahan lagi dijadikan pemuas nafsu bejad sang ayahnya, akhirnya korban mengadu kepada neneknya R. Mendengar pengaduan tersebut, tanpa pikir panjang R langsung melaporkan kejadian yang menimpa cucunya ini ke Mapolres Bangka Tengah.

“Tersangka melakukan pencabulan dari usia anak 5 tahun sampai dengan usia 13 tahun. Selama 8 tahun ini NS dijadikan pemuas nafsu birahi tersangka. Karena tidak tahan lagi dijadikan budak seks ayahnya, akhirnya korban melapor ke neneknya. Mendengar aduan dari sang cucu, kemudian R nenek korban melapor ke Mapolres. Akibat perbuatan yang dilakukan Adi, membuat korban mengalami trauma psikis yang mendalam, dan sikapnya berubah menjadi pendiam,” tuturnya.

Lanjut Kapolres, saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bangka Tengah, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan. Tersangka kita jerat dengan pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Yan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *