Men Kiong Membenarkan Supir Truk Pembawa 139 Pil Diduga Ekstasi Anak Buahnya

  • Whatsapp
139 butir pil diduga ekstasi yang berhasil diamankan Sat Narkoba Polres Bangka Barat dari tangan AS alias AR. ( Foto: Humas Polres Bangka Barat )

BANGKA BARAT – Direktur PT. Bina Mulia Jaya Abadi, Leo Wijaya atau yang lebih dikenal dengan nama Men Kiong, tidak menampik bahwa AS alias AR ( 24 ), warga Pal 2 Kampung Senang Hati Kelurahan Sungai Daeng, Muntok, supir truk gas elpiji yang diamankan Sat Narkoba Polres Bangka Barat memang bekerja di perusahaan miliknya.

” Iya , iya benar anak buahku, tapi apresiasi lah sama Polres ni,” ujar Men Kiong kepada awak media di Mako Polres Bangka Barat saat menghadiri Lomba Senam Bedincak, Selasa ( 29/10/2019 ) siang.

Muat Lebih

Menurut salah seorang pengusaha terkenal di kota Muntok ini, AS alias AR sengaja dijebak tetangga sebelah, namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang ” tetangga sebelah ” yang ia sebutkan.

” Ini gawe tetangga sebelah, dijebak, jebakkan ni,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, AS alias AR diamankan Sat Narkoba Polres Bangka Barat pada Kamis ( 17/10/2019 ) silam.

Kasat Narkoba Polres Bangka Barat, IPTU Umar Dani, menyebutkan, pria asli Muntok itu disinyalir membawa pil ekstasi. AS diamankan saat sedang meluncur dengan truk Hino warna hijau merah nopol B 9504 TYZ di Jalan Raya Pangkalpinang – Muntok.

” Pelaku diamankan tepatnya di tikung S Desa Air Belo,” ujar IPTU Umar Dani saat dikonfirmasi via telepon, Jum’at ( 18/20 ) pagi.

Setelah truk dihentikan, Polisi pun melakukan penggeledahan badan dan kendaraan. Petugas berhasil menemukan barang bukti 139 butir diduga pil ekstasi, berwarna hijau seberat 30,22 gram.

” Barang bukti lain, satu kotak merk Bravas, satu unit handphone dan mobil truk Hino nopol B 9504 TYZ ikut kita amankan,” kata IPTU Umar Dani.

Kasat Narkoba menambahkan, pihaknya telah menyelidiki terduga pelaku berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat. Namun mengenai pil yang diduga ekstasi yang dibawa pelaku akan dicek dulu di laboratorium.

Umar Dani mengakui, kasus ekstasi memang jarang terjadi di kota Muntok. Perihal pil diduga ekstasi tersebut akan diedarkan dimana, pihaknya juga masih mendalami.

” Makanya masih kita cek dulu ekstasi itu ke labor kan.Kalau bawa diedar di Mentok kan disini tidak ada tempat hiburan. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bangka barat guna proses lebih lanjut,” pungkas Umar Dani. ( SK )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *