Momentum Hari Pahlawan ke – 74, Siapa pun Bisa Menjadi Pahlawan Masa Kini

  • Whatsapp
Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Pahlawan ke - 74 di Lapangan Gelora, Muntok, Minggu ( 10/11/2019 ) pagi.

BANGKA BARAT – Kendati Hari Pahlawan tahun ini jatuh pada hari Minggu, namun tidak mengurangi antusiasme para pegawai BUMN, ASN, pelajar, unsur TNI dari Kodim 0431/BB, anggota Polres Bangka Barat serta Sat Pol PP untuk mengikuti upacara bendera memperingati Hari Pahlawan ke – 74 di Lapangan Gelora, Muntok, Minggu ( 10/11/2019 ) pagi.

Muat Lebih

Komandan Kodim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Bupati Bangka Barat, Markus, SH., Kapolres Bangka Barat, AKBP Muhammad Adenan, Ketua Pengadilan Negeri Mentok, Golom Silitonga, Ketua DPRD, H. Badri Syamsu, segenap Kepala OPD lingkungan Pemkab Bangka Barat serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Inspektur Upacara, Dandim Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial, Juliari Batubara yang menyebutkan, dengan Peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers, Bung Karno yang menyatakan bahwa ” Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar…”.

” Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak – anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan masa kini,” ucap Agung.

Menjadi Pahlawan Masa Kini lanjut Agung, dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi – aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugukan orang lain dan sebagainnya.

” Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata internasional,” pungkasnya.

Acara juga diselingi penyerahan bantuan sosial berupa jaminan hidup ( jadup ) kepada para veteran, janda dan warakawuri. ( SK )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *