Peralatan Tambang Diamankan Sebagai Barang Bukti

  • Whatsapp

BANGKA — Ratusan personil gabungan Polres Bangka, TNI AD (Kompi Senapan B/Yonif 141 AYJP), dan Satpol PP Kabupaten Bangka, mendatangi lokasi penambang timah yang diduga illegal di lokasi Kolong Bijur, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat, pada Rabu (20/11/2019) siang.

Kedatangan petugas gabungan itu ke lokasi, dalam upaya penertiban dari aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) yang ada di lokasi tersebut.

Muat Lebih

Tim gabungan itu dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bangka, AKP Faisal Fatsey, didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Sungailiat, dan Kanit II (Ekonomi) Sat Intelkam Polres Bangka.

AKP Faisal Fatsey seizing Kapolres Bangka menyampaikan, bahwa penertiban dilaksanakan berdasarkan laporan masyarakat, yaitu aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) di Kolong Bijur telah meresahkan masyarakat, dan Kolong Bijur merupakan daerah resapan air yang tidak boleh dilakukan penambangan.

Dari hasil pengecekan di lokasi, bahwa terdapat 2 unit mesin TI yang tidak beroperasi. Namun, diketahui alat tersebut beroperasinya pada waktu malam hari, dengan alasan menunggu pasangnya air dan juga diketahui sudah berjalan sejak 4 bulan yang lalu.

“Sebelumnya, telah dilakukan upaya berupa preemtif (himbauan) dan preventif oleh Bhabinkamtibmas Sinar Baru, Polsek Sungailiat, Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Bangka,” ungkapnya.

Barang Bukti yang diamankan yaitu 2 Mesin Tanah merek Dompeng, 1 Mesin Robin 1, 4 gulung Selang warna orange , 1 Selang Monitor, Selang Ulir, 2 batang Pipa ukuran 6 inci, 3 batang Pipa ukuran 4 inci.

“Untuk barang bukti diamankan di Mapolres Bangka. Personil Satuan Sabhara Polres Bangka juga masih standby di lokasi pasca giat penertiban,” kata dia. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *