Reklamasi PT Koba Tin Mencapai 43 Persen

  • Whatsapp

BANGKA TENGAH — Reklamasi adalah program Paska Tambang, yang wajib dilakukan oleh seluruh perusahaan tambang pemegang Izin Usaha Pertambangan atau Kontrak Karya.

Di Bangka Tengah, realisasi Reklamasi yang dilakukan PT Koba Tin sebagai pemegang Kontrak Karya pada masanya, dari tahun 2017 sampai dengan 2019 sudah mencapai 43 persen.

Muat Lebih

“Total yang sudah kita Reklamasi dan di verfikasi ESDM dari tahun 2017 sampai dengan 2019, sudah mencapai 1320 Ha atau 43 persen, dari total yang harus di reklamasi seluas 1500 Ha,” ujar Chandra, salah seorang Manajemen PT Koba Tin, Selasa (19/11/2819) kemarin.

Ditanya kenapa di seluruh lahan reklamasi di tanami pohon Sengon? Dan apakah Sengon memenuhi standar yang sudah ditetapkan dalam buku Program Paska Tambang?

Menurut Chandra, pohon Sengon merupakan anjuran dari Kementerian ESDM. Namun nantinya, akan ada pohon lokal yang akan disisipkan di tengah-tengah di antara komoditas tanaman reklamasi yang sudah ada.

“Iya, pohon sengon dianjurkan oleh ESDM, karena pertumbuhannya cepat, dan masuk dalam kategori pohon kehutanan. Tapi nanti, akan kita tamani juga oleh pohon lokal lainya, mengingat lahan ini sangat kritis, jadi ditanami pohon Sengon dulu sampai kondisinya benar – banar pas untuk pohon jenis lainnya,” terangnya.

Dilanjutkan Chandra, terkait dana reklamasi yang dipergunakan untuk program Paska Tambang sudah mencapai 46 persen.

“Kalau melihat persentasenya dari beberapa Tri wulan, yang sudah cair mencapai 46 persen, dari total dana 16,7 $. Yang 46 persen ini mencakup beberapa Item, ada CSR, Reklamasi, Paska Tambang, Pembongkaran, Lingkungan, Pengamatan dan Tenaga Kerja. Intinya kita bekerja sesuai dengan prosedur, dan amanah RPT,” kata dia. (Yan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *