Bangka Barat Banyak Kemajuan Tangani Stunting, Markus Ajak Lebih Fokus

  • Whatsapp
Bupati Bangka Barat, Markus, SH., memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Laskar Hijau, Wahyudi di Ruang Rapat OR 1, Kantor Bupati Bangka Barat, Senin ( 2/11/2019 ) sore.

BANGKA BARAT — Bupati Bangka Barat, Markus, SH., mengatakan, Kabupaten Bangka Barat telah banyak mencapai kemajuan positif dalam hal penanganan masalah stunting, padahal sebelumnya menurut data tahun 2012, jumlah anak – anak stunting di Provinsi Babel masih cukup banyak.

” Data 2012 dulu kan stunting di Babel ini cukup banyak, itu datanya 2012 kalau nggak salah. Stunting di Babel ini kalau kata orang Bangka dak sesuai karena kita ini kan kalau dari segi makanan laut kan banyak, ikan banyak,” ujar Markus saat menyampaikan sambutannya pada acara penyerahan piala Swasti Saba Wistara di Ruang Rapat OR 1, Kantor Bupati Bangka Barat, Senin ( 2/11/2019 ) sore.

Muat Lebih

Pencapaian positif tersebut kata Markus , telah berbuah penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, bahkan ada beberapa daerah yang ingin berkunjung ke Bangka Barat untuk mempelajari penanganan masalah stunting.

” Saya juga di forum kepala daerah disuruh juga untuk ngomong, tapi untuk internal ini dulu, untuk internal kita yang sama – sama merah. Saya disuruh ngasih tahu ngajarin mereka bagaimana Bangka Barat menangani stunting, karena sekarang Pemerintah Pusat dan DPR itu sangat memberikan atensi khusus masalah stunting ini,” katanya.

” Bahkan anggota DPR juga ingin mengundang saya, katanya bagaimana Bangka Barat ini bisa menyelesaikan stunting,” sambung Markus.

Menurutnya, masalah stunting tidak hanya menjadi perhatian di Indonesia saja, tapi juga telah menjadi perhatian World Health Organization ( WHO ). Karena itu, Markus mengajak untuk lebih fokus dalam menangani masalah stunting, sebab ke depan, stunting akan mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM ).

” Saya lihat Pemerintah Pusat apalagi fokus Presiden Jokowi, SDM. Stunting ini kan berimbas ke SDM. Kalau banyak masyarakatnya stunting, artinya untuk SDM kedepannya kan mungkin bisa terganggu. Itu lah kenapa Pemerintah Pusat dan DPR fokus menyelesaikan masalah stunting,” cetus Markus. ( SK )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *