Untuk Meningkatkan Kualitas Prajurit, Kompi Senapan B Yonif 141/AYJP Gelar Latihan Menembak

  • Whatsapp

BANGKA — Dalam rangka meningkatkan Kualitas Prajurit TNI-AD, Kompi Senapan B Yonif 141/AYJP Bangka menggelar latihan menembak, kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Kudai, pada Kamis (12/12/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Danu Winargo mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan di triwulan empat yang pelaksanaannya setiap sebulan sekali.

Muat Lebih

“Ini adalah kegiatan yang dilaksanakan di triwulan empat yang pelaksanaanya itu satu bulan sekali latihan menembak, latihan ini dilakukan dengan sikap tiarap, duduk dan berdiri, masing-masing gaya 10 butir peluru ditambah 3butir untuk koreksi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan keterampilan dalam menembak terutama bagi prajurit yang ada di Kompi Senapan B.

“Kegiatan ini juga untuk melatih prajutit dalam meningkatkan keterampilan menembak terutama untuk kompi senapan B untuk menempuh target nilai di Triwulan 4 (TW) yaitu 240, apabila belum menempuh nilai 240 dia harus diulang sampai dengan target 240 tersebut tercapai,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, latihan tersebut dibagi menjadi 3 sikap penilaian, yang pertama sikap tiarap, duduk dan berdiri dengan penilaian masing-masing sikap 80 sehingga harus mencapai nilai 240 untuk melaju ke Triwulan Empat nanti.

” 240 nilai ini dibagi menjadi 3 sikap penilaian yaitu, tiarap, duduk dan berdiri dengan nilai masing-masing sikap rata-rata harus 80, dengan jarak tembak 100meter dan sudah standar dari latihan menembak tiap triwulan dan wajib dilakukan oleh setiap prajurit,” ujarnya.

Ia berharap, untuk kedepannya lapangan tembak yang ada di kudai tersebut segera di benahi terutama masalah tanggul, sehingga tidak hanya latihan dengan munis 5,56, tetapi bisa dengan munis 7,6.

” Kedepannya kami berharap karena lapangan tembak ini sudah mulai tidak memenuhi, terutama masalah tanggul dan harus segera dibenahi, supaya amunisi yang digunakan tidak hanya diguanakan untuk 5,56 bisa digunakan untuk amunisi 7,6,” demikan Kapten Inf Danu Winargo. (Mg/2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *