Pemilik TI Tewas Di Lubang Camui

  • Whatsapp

BANGKA TENGAH — MD (77), seorang pemilik tambang inkonvensional (TI), dikabarkan ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Warga Kelurahan Padang Mulya, Kecamatan Koba, itu ditemukan meninggal dunia, setelah tertimbun longsiran tanah di lubang camui TI miliknya yang berlokasi di Air Risik, pada Minggu (05/01/2020) kemarin.

Muat Lebih

Kapolres Bangka Tengah melalaui Kapolsek Koba AKP Dedi Nauri, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, usai mendapat laporan adanya laka tambang yang terjadi di Air Risik, anggotanya langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Iya benar, kejadiannya hari Minggu (05/01/2020) pukul 13:30 WIB. Saat itu korban sdang melakukan aktivitas penambangan, tiba-tiba tanahnya retak sehingga mengakibatkan longsor. Namun sebelum longsoran tanah menimpa korban, korban sempat berteriak memberitahu sambil berlari kepada saudara Agus, rekan kerjanya, bahwa tanah longsor. Namun korban terjebak di lumpur, dan terdorong tanah yang Longsor tersebut. Karena terjepit kayu, korban tidak bisa bergerak lagi, langsung tertimbun tanah,” ungkapnya, Senin (06/01/2020).

AKP Dedi Nauri melanjutkan, setelah kejadian tersebut, Agus ( rekan kerja korban) langsung memberitahu rekan kerja lainya, yang sedang istrahat makan siang.

“Lalu agus memberitahu rekan kerja lainya, dan menelpon keluarga korban. Agus beserta rekannya berusaha menolong dan melakukan pencarian dengan cara manual, menggunakan alat seadanya. Pukul 15 : 25 WIB korban ditemukan sudah meninggal dunia, diduga karena kehabisan tenaga dan tenggelam di genangan air di lubang Camui tersebut. Setalah diangkat dari longsoran tanah, dan dibawa kerumah duka,” bebernya. (Yan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *