Polsek Koba Amankan Belasan Sepeda Motor, Diduga Milik Penambang

  • Whatsapp

BANGKA TENGAH — Sebanyak 18 kendaraan roda dua yang di gunakan oleh para penambang ilegal yang melakukan penambangan liar di kawasan komplek PT Kobatin, diamankan olek Polsek Koba dan Satpol PP Bangk Tengah, serta pihak Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Kamis (30/01/2020) kemarin.

Belasan kendaraan tersebut di bawa ke Mapolsek Koba, setelah melakukan penertiban penambang ilegal yang masih saja membandel di eks Komplek PT Koba Tin.

Muat Lebih

Lurah Padang Mulia, Junainatul Hasanah mengatakan, penertiban ini dilakukan, setelah pihaknya menerima laporan dari salah seorang warga Padang Mulia, dan juga berdasarkan imbauan dari Bupati dan Kapolres Bateng.

“Penertiban ini berdasarkan laporan warga, dan juga himbauan dari Bapak Bupati beserta Bapak Kapolres, tidak boleh lagi melakukam aktifitas penambangan di areal ini,” ungkap Junainatul Hasanah, Jum’at (31/01/2020).

Dikatakan Ina, dirinya mengakui pihak Kelurahan berinisiatif membuat kanal untuk menghalangi kendaraan bermotor para penambang ilegal tersebut masuk kelokasi. Namun para penambang nekat kembali menimbun kanal tersebut menggunakan batu dan pasir, agar bisa dilewati kendaraan bermotor.

“Kita sudah membuat kanal agar kendaraan para penambang ini tidak masuk, tapi ada laporan dari salah seorang warga, kalau kanal yang kita buat kemarin ditimbun batu dan pasir agar bisa dilewati oleh para penambang,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk memastikan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan pengecekan area, dan memggali kembali kanal yang sudah ditutup para penambang liar tersebut.

Saat tiba di lokasi banyak penambang, melihat itu dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Koba.

“Tadinya hanya melakukan pengecekan laporan saja, tapi pas sampai lokasi banyak sekali penambang di sana, jadi langsung berkoordinasi dengan Polsek Koba. Dan kita bersama Polisi berhasil amankan 18 kendaraan, lalu dibawa ke Mapolsek Koba yang nantinya para penambang diminta untuk mengambil motor tersebut, sekaligus membuat surat pernyataan,” jelasnya.

Ditambahkannya, para penambang tersebut bukan hanya dari Padang Mulia saja, namun berasal dari daerah Ranggas, Simpang Perlang, Simpang Jongkong.

Sementara itu Kapolsek Koba AKP. Deddy Nuary mengatakan jika penertiban kali ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para penambang ilegal tersebut.

“Nanti siapa yang mau mengambil kendaraannya, terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan pihak Lantas, untuk kembali di cek terkait kelengkapan surat menyurat kendaraan bermotor tersebut,” kata dia.

Ia juga mengimbau kepada para penambang, agar jangan lagi memasuki lahan eks PT Koba Tin tanpa izin. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *