Satu Lagi, Terduga Pelaku Karhutla Diamankan

  • Whatsapp

BANGKA — Petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Sigambir-Kota Waringin, bersama masyarakat Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, mengamankan Fr alias Ipul (40), warga Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, terduga pelaku tindak pidana pembakaran lahan di dalam kawasan hutan produksi, pada Selasa (21/01/2020) malam.

Kepala KPHP Sigambir Kota-Wairingin, Bambang, melalui stafnya Aten Mulyana mengungkapkan, kejadian pembakaran lahan baru diketahui menjelang pukul 21.00 WIB, berawal dari informasi masyarakat.

Muat Lebih

“Kejadian malam inilah, kami tahunya sebelum jam 9 (pukul 21.00 WIB) malam tadi. Informasi awalnya dari masyarakat sekitar,” ungkap Aten Mulyana, Selasa malam.

Pantauan wartawan di lokasi, nampak Ipul diamankan petugas KPHP Sigambir-Kota Waringin bersama Polres Bangka. Pengamanan dibantu anggota Koramil Sungailiat, disaksikan Kades Rebo, dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Rebo, Fendi, mengaku tidak mengenal terduga pelaku. Menurut Fendi, terduga pelaku bukan warga Desa Rebo.

“Gak kenal, dia bukan warga kami,” ujar Fendi di tempat kejadian, Selasa malam.

Sementara Ipul dengan gamblang mengaku sengaja membakar lahan tersebut, rencananya akan ditanami bibit kelapa sawit.

“Mulai bakar tadi sekitar jam 7 (pukul 19) lewat lah pak. Itu (lahan) punya Ku lah. Rencananya mau Ku tanam sawit, Ku sudah bawa bibit sawit 50 batang,” akunya.

Pria yang hanya mengenyam pendidikan sampai Kelas 3 Sekolah Dasar itu, mengaku tidak mengetahui jika ada peraturan yang melarang membuka lahan dengan cara dibakar.

“Tidak tahu (dilarang bakar lahan). Ku cuma kelas 3 SD pak,” ujarnya.

Bapak dua anak itu menuturkan, awalnya dia sering mencari madu di hutan sekitar lokasi. Dari seringnya datang ke lokasi, membuatnya tertarik untuk membuka lahan tersebut untuk dijadikan kebun.

“Dulu Ku sering cari madu di situ pak. Tahu lokasi ini sejak sekitar lima tahun lalu. Di situ tidak ada lahan orang, karena waktu Ku tebas lahan itu, tidak ada orang yang datang mengaku sebagai pemilik lahan,” bebernya.

Pria polos itu nampak pasrah, saat digiring petugas menuju Ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Bangka, untuk dimintai keterangan. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *