Tiga Kelurahan Dan Satu Desa Berikan Apresiasi Kapada Polres Bateng

  • Whatsapp

BANGKA TENGAH — Sejumlah perwakilan warga dari Tiga Kelurahan dan Satu Desa berikan dukungan kepada pihak Polres Bangka Tengah, yang telah melakukan penertiban dan penindakan hukum terkait pertambang ilegal yang beroperasi di kawasan kolong Merbuk, Kenari, Pungguk serta Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Nibung Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Minggu (26/01/2020).

Dukungan masyarakat dari Tiga Kelurahan dan Satu Desa ini di berikan kepada pihak Kepolisian Resort Bangka Tengah, dengan cara memasang spanduk yang bertuliskan “Kami masyarakat lingkar kolong Pungguk, Kenari, Merbuk dan daerah aliran sungai Nibung serta Berok. Mendukung sepenuhnya kepada Plres Bangka Tengah, dalam penegakan hukum undang-undang Minerba Nomor 4 tahun 2009, agar terciptanya situasi yang tertib, aman, tentram di Kota Koba”.

Muat Lebih

Salah seorang warga Syahrob Syahroni mengatakan, deklarasi ini merupakan dukungan kami, dan sangat berterima kasih kepada Polres Bangka Tengah, atas kerja samanya, seperti yang kita lihat bersama baru-baru ini tambang ilegal sudah di tertibkan.

“Hari ini kita perwakilan dari Tiga Kelurahan dan Satu Desa ya itu, Kelurahan Simpang Perlang, Koba, Berok dan Desa Nibung membentangkan spanduk deklarasi dukungan kepada pihak Polres Bateng yang telah bekerja keras melakukan penertiban tambang timah ilegal di tiga kolong itu, tujuan kami ini, supaya terciptanya keamanan, kenyamanan, ketentraman dan tertib hukum, dan barapan mereka semua para penambang agar taat hukum dan menjunjung tinggi hukum di Negara ini,” ungkapnya.

Sementara itu tokoh Agama Kelurahan Berok H Mustar mengatakan, dengan adanya kekompakan seperti ini tidak ada lagi aktivitas penambangan ilegal tiga kolong tersebut, karena sangat mengganggu kami dan juga bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

“Saya mewakili dari warga setempat, tidak setuju adanya Aktivitas tambang tersebut sampai kapan pun, karena sangat mengganggu dan bila tambang itu masih tetap beroperasi akan menimbulkan konflik sosial,” ucapnya.

Hal yang sama di katakan Yadi warga Desa Nibung, sangat mendukung dengan Deklarasi ini, kekompakan yang terjalin demi kepentingan bersama.

“Semoga dengan adanya deklarasi ini, tidak ada lagi tambang ilegal yang beraktivitas di daerah DAS Nibung, yang dekat sekali dengan pemukiman warga,” pungkasnya. (Yan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *