Ustadz Rieza Parhan Berniat Tampil pada Pilkada Babar 2020

  • Whatsapp
Ustadz Reiza Firmansyah bersama Ketua KPU Bangka Barat, Pardi di Kantor KPU Bangka Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Muntok, Selasa ( 14/1/2020 ) pagi.

BANGKA BARAT — Ustadz Rieza Parhan, putra mantan Bupati Bangka Barat, almarhum Parhan Ali mendatangi Kantor KPU di Jalan Jenderal Sudirman Muntok hari ini, Selasa ( 14/1/2020 ) pagi.

Kedatangan pria bernama lengkap Ustadz Reiza Firmansyah ini disambut Ketua KPU Bangka Barat, Pardi, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Yulizar beserta komisioner KPU lainnya.

Muat Lebih

Ustad Rieza mengatakan, tujuannya datang ke KPU selain bersilaturahmi, juga ingin berkonsultasi mengenai persyaratan calon bupati independen dan konsultasi untuk pendaftarannya.

Dia tidak menampik, dirinya memang bermaksud mencalonkan diri melalui jalur perseorangan pada Pilkada Bangka Barat tahun 2020.

” Insya Allah terpaksa, kenapa bisa terpaksa? karena banyak yang minta, kalau mementingkan diri pribadi, egois. Karena ada kepentingan orang lebih banyak ya apa boleh buat, kita sama – sama, tapi kita sama – sama bergandengan tangan masyarakat Bangka Barat beda pilihan jangan bermusuhan. Kita sama – sama membangun, nggak bisa sendiri – sendiri nggak bisa kelompok – kelompok,” paparnya, Selasa ( 14/1 ) di Kantor KPU Bangka Barat.

Mengenai persyaratan dukungan paling sedikit 10 persen dari jumlah pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) Pemilu 2019 yang harus dipenuhi calon perseorangan, Ustadz Reiza mengatakan ia telah mempersiapkan hal itu namun belum mengetahui jumlah totalnya.

” Intinya kalau memang mencukupi bisa daftar, kalau belum mencukupi ya tidak bisa daftar tapi kita harus main apa adanya saja,” ujarnya.

Untuk wakil yang akan berjuang bersama dirinya, kakak kandung politis Hanura Arief Ferdiansyah ini belum menyebutkan nama. Namun ia telah menetapkan kriteria calon wakilnya nanti.

” Wakilnya kita masih istikharah, masih mohon petunjuk Allah minta yang terbaik, artinya wakil ini dia bukan cari kerja, ia bukan ngurusin perut ke bawah tapi wakil ini dia yang harus mau ngurusin orang banyak. Karena kita jadi pejabat ini tanggung jawabnya dunia dan akhirat,” tegas dia. ( SK )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *