Almarhum Ucrit Tinggalkan Istri Dan Dua Orang Anak

  • Whatsapp
Suasanan penguburan jenazah almarhum Warto alias Ucrit di TPU Kelekak Saber, Belinyu, Rabu (05/02/2020)
  • Anak Almarhum Ucrit Butuh Bantuan Kursi Roda

BANGKA — Isak tangis menyelimuti prosesi pemakaman Warto alias Ucrit (37), warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Belinyu, Rabu (05/02/20) pagi, di Tempat Pemakaman Umum Kelekak Saber, Belinyu.

Yuli, istri almarhum Ucrit, tak kuasa menahan tangis melepas kepergian sang suami. Almarhum Ucrit meninggalkan istri dan dua orang anak laki-laki yang masih kecil.

Muat Lebih

Yuli, tidak bisa berkata apapun melihat jasad sang suami yang di masukkan ke liang lahat. Dia hanya bisa terdiam, sembari sesekali menyeka air matanya.

Dar, warga setempat yang akrab dengan keluarga korban menceritakan, bahwa Ucrit merupakan warga pendatang dari luar Pulau Bangka.

” Dia (korban) itu aslinya orang Jawa Timur, nikah sama bininya orang sini (Simpang Tiga),” jelas Dar singkat

Menurut Sasan, tokoh masyarakat setempat mengatakan, almarhum Ucrit meninggalkan dua anak laki-laki. Sedihnya lagi, salah satu dari anaknya itu merupakan penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental.

” Anaknya ini dua orang. Satunya masih sekolah PAUD yang nomor dua itu. Nah, yang paling tua itu Badri namanya, (penyandang disabilitas) bejalan pun gak bisa,” ungkap Sasan.

Sasan sempat bertanya, apakah bisa untuk mendapatkan bantuan kursi roda untk anak korban yang tidak bisa berjalan?

” Kalau ada bantuan dari bosnya, minta bantu kursi roda jadilah. Kasihan anaknya tidak bisa berjalan,” tukasnya lirih.

Dikabarkan seblumnya, almarhum Warto alias Ucrit bekerja di tambang yang diduga milik Iq, warga Belinyu. Dia menghembuskan nafas terakhirnya, setelah tertimbun longsoran tanah di lubang camui  sedalam 9 meter, pada Selasa (04/02/2020) petang kemarin.

Kapolres Bangka melalui Kabag Ops KOMPOL Faisal Fatsey mengatakan, kasus kecelakaan kerja di tambang yang diduga ilegal itu, kini dalam penyelidikan oleh Polsek Riau Silip.

¬†“Sementara masih dilakukan olah TKP, dan untuk sementara masih dalam proses penyelidikan. (Red/Mg1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *