Bersama Warga Senang Hati, Himpa Pucuk Idat Pangkas Pohon Tua Di Pinggir Jalan

  • Whatsapp

BANGKA — Himpunan Pecinta Alam (Himpa) Pucuk Idat bersama dengan sejumlah Masyarakat Kelurahan Srimenanti, Senang Hati menggelar kegiatan bakti sosial dengan memangkas Pohon-pohon tua yang berdiri di pinggir jalan depan TPU Sri Menanti, pada Minggu (01/02/2020).

Ketua Himpa Pucuk Idat, Alamsyah mengatakan, kegiatan ini sendiri dilakukan dengan fokus pemangkasan pohon-pohon besar yang sudah tua di kawasan tersebut.

Muat Lebih

Pemangkasan ini dilakukan dengan alasan, untuk mengantisipasi robohnya pohon ketika musim hujan dan angin kencang yang bisa saja terjadi kedepannya.

“Kita tidak mau kejadian pada beberapa bulan yang lalu, ada pohon besar yang roboh. Hampir menimpa pengguna jalan di sini,” jelasnya.

Dia menuturkan, Himpunan Pecinta Alam Pucuk Idat akan merespon secara cepat, apabila ada warga yang ingin kembali melakukan pemangkasan pohon. Tentunya dengan alasan, pohon tersebut memang sudah tidak layak dan tua.

“Kita atas permintaan masyarakat, langsung turun ke sini, membantu pemangkasan. Nanti juga kalau ada masyarakat yang ingin kami bantu, kami siap,” terangnya.

Alamsyah juga mengapresiasi respon cepat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka yang telah membantu masyarakat dengan ikut membantu dalam pemangkasan pohon.

Menurutnya, ketika mendapat aduan dari masyarakat perihal pemangkasan pohon, pihaknya lalu menghubungi DLH Bangka yang merespon secara cepat ajakan Warga Senang Hati dan sekitarnya. Setelah ini, dikatakannya, warga juga akan menggantikan pohon yang dipangkas itu dengan jenis pohon buah, agar bisa dimanfaatkan warga.

“Mereka (DLH) tidak lama kemudian sampai di sini. Lalu kami bersama warga pun langsung bergerak. Mengingat cuaca juga mendukung,” tuturnya.

“Kegiatan ini sangat positif, terutama demi keselamatan pengguna jalan juga. Karena dua tahun lalu, pernah terjadi di salah satu rumah warga yang tertimpa pohon besar. Jangan sampai itu terjadi lagi,” pungkasnya.

Ibrahim Amar, tokoh masyarakat senang hati mengatakan, pohon tersebut sangat mengancam pengendara yang melalui jalan depan TPU Sri Menanti itu.

“Kita selama ini menghawatirkan jangan sampai tumbang dan tersambar petir, walaupan tidak ada korban jiwa, supaya kita menjaga keamanan juga. Nanti klw ada yang tidak diinginkan maka siapa yang akan tanggung jawab?,” kata Dia. (Sholihin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *