Bupati Bateng Serahkan Insentive Kepada Guru TPA

  • Whatsapp

BANGKA TENGAH — Bupati Bangka Tengah, DrR Ir. H. Ibnu Saleh, MM, menyerahkan insentif kepada 230 Uztad dan Ustadzah Taman Pendidikan Al-Quran (TPA), bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bateng,pada Selasa (25/02/2020).

H. Ibnu Saleh mengucapkan banyak terimakasih kepada para pengajar TPA di Kabupaten Bateng, atas jasanya yang telah memberikan pendidikan agama kepada anak-anak di Bangka Tengah, sehingga mampu membaca Al Quran, dan mendapatkan ilmu-ilmu pengetahuan agama.

Muat Lebih

“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan para pengajar di TPA, karena mereka merupakan penggerak yang betul-betul ikhlas membagi ilmunya,” ungkap . Ibnu Saleh dalam sambutannya.

Dirinya juga meminta doa dari para guru TPA ini, mudah-mudahan APBD Kabupaten Bangka Tengah bisa terus bertambah banyak, sehingga insentif yang diterima oleh para pengajar pun bisa bertambah.

“Mohon doanya, semoga APBD kita semakin meningkat. Karena dengan APBD meningga, Insya Allah insentive pun akan semakin meningkat,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus memperhatikan TPA, tempat para pengajar ini mengajar. Hal ini dibuktikan dengan selalu diberikan hibah oleh Pemkab Bateng, untuk memperhatikan fisik bangunan TPA yang ada di Kabupaten Bateng. Dia juga menawarkan untuk kembali dilakukan pengembangan sarana dan prasarana, tidak hanya di TPA, namun juga di sekolah-sekolah.

“Kalau ada jalannya yang belum di aspal, akan diusulkan untuk diaspal. Kalau memang lampunya kurang, akan diusulkan untuk penambahan lampu. Karena memang sarana prasarana tersebut diprioritaskan di TPA, sekolah, dan pesantren,” jelasnya.

Selain insentif, H. Ibnu Saleh juga mengatakan, jika Pemkab Bateng memberikan hadiah Umroh bagi siswa atau murid yang terbaik dalam Munaqasah. Namun Pemkab Bateng akan berusaha untuk memberikan hal yang sama kepada pengajar, jika memang ada anggaran yang memperbolehkan. Tapi untuk sementara waktu, belum ada aturan yang memperbolehkan hal tersebut.

Lanjutnya, jumlah pengajar yang menerima insentif sebanyak 668 orang pengajar. Dan untuk tahun 2020 ini, dari jumlah tersebut, ada penambahan dari Bupati sebanyak 26 orang yang merupakan guru baru.

“Insentif yang diberikan kepada 668 pengajar, ditambah 26 pengajar baru sejumlah Rp 400.000 perbulan, yang dikalikan dua belas bulan, yang berasal dari APBD Kabupaten. Sedangkan dari APBD Provinsi sejumlah Rp. 200.000 perbulan untuk 668 pengajar,” pungkasnya. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *