Menang di Banding, Amir Terdakwa Penggelap Uang Rp. 300 Juta Melenggang Bebas

  • Whatsapp
Amir, terdakwa penggelapan uang pengusaha Timah Asal Desa Bakit, Sanpri alias Ahon, saat menjalani sidang di PN Muntok beberapa waktu lalu.

BANGKA BARAT – Hasrat Amir ( 38 ) warga Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah untuk terbebas dari jerat hukum kasus penggelapan uang akhirnya terwujud. Dia divonis bebas setelah mengajukan banding di Pengadilan Tinggi ( PT ) Kepulauan Bangka Belitung.

Amir diseret ke meja hijau sebagai terdakwa atas tuduhan penggelapan uang sebesar Rp. 300 juta milik Sanpri alias Ahon, pengusaha timah asal Desa Bakit, Kecamatan Parittiga.

Muat Lebih

Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Doddy Darendra Praja, SH., mengatakan, setelah divonis 2 tahun di Pengadilan Negeri ( PN ) Muntok, Amir melalui
kuasa hukumnya, Darma Sutomo, mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Kepulauan Bangka Belitung.

” Sebelumnya saudara Amir ini kami tuntut 3 tahun, dan diputus Pengadilan 2 tahun. Setelah itu yang bersangkutan melalui PH-nya banding ke PT dan divonis bebas,” kata Dody, Kamis ( 13/2/2020 ).

Menurut Doddy, dalam amar putusannya, Majelis Hakim di PT Babel memerintahkan kepada JPU selaku eksekutor, membebaskan Amir dari Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Muntok.

Menyikapi putusan bebas tersebut, JPU kata dia, menempuh upaya hukum lain dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) Jakarta. Sebab menurut Doddy, Amir terbukti bersalah, namun bagi Majelis Hakim di PT Babel, kasus Amir tidak masuk ke ranah pidana tapi perdata.

” Yang bersangkutan ( Amir, red ) sudah kami eksekusi keluar dari rutan. Bukan tidak terbukti bersalah, terbukti tetapi Majelis Hakim PT menilai itu masuk ranah keperdataan. Saat ini kami sedang menyusun kasasi ke MA,” pungkasnya. ( SK )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *