Polda Babel Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus C3

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Kepolisian Daerah Provinsi Bangka Belitung, melalui Subdit III / Jatanras Dit Reskrimum Polda Babel, gelar Konferensi Pers dalam ungkap kasus Curat, Curan, dan Curanmor.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Babel, Brigjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, dan didampingi Wakapolda Babel, Dir Krimum Polda Babel, serta Kabid Humas Polda Babel, bertempat di ruang dialog publik, Mapolda Babel. Jumat, (21/02/2020) kemarin.

Muat Lebih

Dalam hal ini, Kapolda Babel, Brigjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat mengatakan kasus tersebut merupakan hasil ungkapan dari bulan Januari dan bulan Februari.

“Kasus – kasus kita selama bulan Januari dan Februari. Kasus – kasus yang menonjol, yang cukup meresahkan masyarakat kaitannya dengan pencurian biasa, pencurian dan pemberatan, pencurian dan kekerasan, maupun pencurian kendaraan bermotor,” ungkap Anang.

Lanjutnya, sampai saat ini diwilayah Provinsi Bangka Belitung, terdapat 87 kasus, termasuk kasus pencurian biasa, pencurian dan pemberatan, pencurian dan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor.

“Dari 87 kasus yang terjadi, ada 56 kasus yang bisa diungkap. Dari 56 kasus ini, kira – kira 64,37 persen termasuk kasus – kasus yang terjadi di bulan – bulan sebelumnya. Baik dibulan Desember maupun dibulan November sebelumnya juga sebagian berhasil kita ungkap,” jelas Anang.

Dikatakan Anang dari bulan Januari dan bulan Februari, hasil penangkapan tersebut terdapat 57 tersangka yang diamankan. Diantaranya 53 pria dan 4 wanita. Kemudian dari 57 tersangka, yang paling banyak dari wilayah Polres Pangkalpinang terdapat 16 orang.

Dari hasil rekapitulasi kegiatan selama bulan Januari dan bulan Februari, barang bukti yang berhasil diamankan dari hasil Curat, curas, curanmor. Ini diamankan sebagai barang bukti, dalam proses persidangan kedepan, berupa :

– R4 3 unit
– R2 termasuk barang bukti ada 26 unit
– Kunci T 2 buah dan alat khususnya ada 2 unit
– Senapan angin 1 buah
– Handphone 33 unit
– Laptop 3 unit
– TV 10 unit
– Chainsaw 4 unit
– Mesin tempel perahu 2 unit
– Mesin – mesin yang lain ada 16 unit
– Speaker 9 buah
– Receiver 5 buah
– Spare parts R2 ada 15 buah
– DVD player 1 unit
– Perhiasan emas 15 buah
– Rokok 5 bungkus
– 1 set kursi tamu
– Besi ulir ada 167 buah yang digunakan dalam aksinya
– Aki 1 unit
– Uang tunai sebesar Rp. 32.152.000 Juta. (Iqbal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *