Unyil Melakukan Aksinya di 20 TKP

  • Whatsapp

PANKALPINANG — Samsul alias Unyil (37), warga Gg Baru, Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, berhasil diamankan atas pencurian kendaraan bermotor.

Dari pengungkapan kasus tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa 14 unit sepeda motor, kunci T, dinamo, senapan angin, 2 unit TV, 4 unit mesin chainsaw, dan 1 unit mesin dhompeng, serta barang – barang yang lain yangvberhasil diamankan dari si penampung berupa 9 unit speaker box, 1 unit DVD, 1 unit TV.

Muat Lebih

Kapolda Babel, Brigjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, mengungkapkan bahwa tersangka tersebut sudah lama dicari, juga merupakan residivis, dan sudah 2 kali masuk tahanan.

Unyil berhasil diamankan di rumah kontrakannya, di Dusun Cengkong Abang, Desa Seleman, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, pada hari Selasa, tanggal 18 Februari tahun 2020, sekitar pukul 01.00 WIB.

Modus operandi yang dilakukan Unyil dengan cara menggunakan alat bantu berupa kunci T yang telah dimodifikasi sendiri. Ia mengakui dalam melakukan aksinya juga ditemani seorang rekannya yang bernama Hr yang saat ini masih DPO.

Yang mana diketahui bahwa tersangka unyil tersebut sudah melakukan aksi nya selama ini di 20 TKP. Selain curanmor, juga curas dan curat.

Anang juga mengatakan di tahun 1999 dan tahun 2004, tersangka Unyil ini juga pernah ditahan atas kasus curat dan curanmor.

“Si tersangka ini tahun 1999 pernah ditahan di Lapas Bukit Semut, divonis 5 bulan dengan kasus pencurian dan pemberatan. Kemudian tahun 2004 ditahan lagi dalam kasus pencurian dan kekerasan, ditahan di Lapas Tua Tunu divonis 1 tahun 5 bulan,” ucap Anang, Jum’at (21/02/2020).

Selain itu, Kapolda Babel ini di menjelaskan yang bersangkutan juga pernah melakukan pencurian mesin dinamo di bulan Desember Lalu.

“Pernah juga dia melakukan di bulan Desember lalu dengan pencurian mesin dinamo, dengan melakukan penembakan kepada penjaganya dengan menggunakan senapan angin, mengakibatkan kaki penjaga gudang luka, jadi perlu kita atensi ini,” ucapnya.

Dari hasil kejahatan yang dilakukan oleh Unyil Selama ini, Anang tugaskan akan berikan penekanan khusus kepada JPU maupun penegak – penegak hukum lainnya agar hal – hal seperti ini mendapat atensi.

“Kalau cuma ringan – ringan saja, saya kira itu tidak relevan dan tidak menimbulkan efek jera bagi yang bersangkutan. Mudah – mudahan setelah ini ada peningkatan untuk penahanannya, sehingga bisa menimbulkan efek jera. Karena kita lihat, hukuman – hukuman sebelumnya tidak menimbulkan efek jera bagi yang bersangkutan,” tegas Anang.

Tersangka Unyil dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Selain dari hasil pengembangan tersebut, terdapat tersangka lain yang bernama Mustar alias Kojek yang merupakan seorang penampung dari barang – barang curian Unyil, yang saat ini sudah diamankan.

Mustar alias Kojek tersebut merupakan warga Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah dikenakan pasal yang dipersangkakan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara dan dapat ditahan. (Iqbal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *